bawean ad network
iklan
bank jatim

Berita

Pendidikan

Kesehatan

Transportasi

Surat Pembaca


TERKINIindex

Kapal Express Bahari Diintimidasi
Ancam Ubah Rute Pelayaran

Media Bawean, 30 Mei 2015

Manajemen PT Pelayaran Sakti Inti Makmur, pengelola kapal motor (KM) Bahari Ekspress mengancam akan mengubah rute pelayaran dari Gresik. Itu dilakukan setelah mereka diintimidapengurus BUMD PT Gresik Samudera. Bentuk intimidasi adalah tarikan uang goodwill ticket.

“Kalau memang terus-terusan diancam, kami akan memindahkan home base rute pelayaran dari Gresik ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” kata Direktur PT Pelayaran Sakti Inti Makmur Kurmin Halim kepada anggota DPRD Gresik dari Komisi A dan Komisi B, kemarin.

Rapat dengar pendapat kali ini dilakukan secara gabungan antara Komisi B dan Komisi A DPRD Gresik. Wakil rakyat mengundang PT Pelayaran Sakti Inti Motor sebagai pelapor, PT Gresik Samudra sebagai terlapor dan bebeberapa perwakilan SKPD Pemkab Gresik.

Rapat mediasi ini terkait laporan pemilik KM Ekspres Bahari. Kurmin Halim mempertanyakan, perilaku manajemen PT Gresik Samudra yang selalu mengancam karena pihaknya tidak segera membayar goodwill ticket. Sesuai negosiasi awal, goodwill ticket baru dibayar jika ada revisi harga tiket. “Tapi sampai saat ini harga tiket belum direvisi, kami sudah ditagih, dan kalau tidak membayar kami diancam diputus kontrak,” keluh dia.

Dikatakan, goodwill ticket yang dibebankan BUMD Pemkab Gresik ini ke manajemen Ekspres Bahari sebesar Rp 10 ribu pertiket untuk rute Gresik-Bawean. kemudian Rp 5 ribu untuk rute Bawean-Gresik cukup memberatkan. Sehingga, beberapa bulan yang lalu kami mengajukan pembayaran separonya dulu. “Namun, lagi-lagi Gresik Samudra mengeluarkan ancaman bakal memutus kontrak, dengan mempersilahkan kami pergi,” ungkap dia.

Ia menambahkan, kalau memang ini tidak bisa diselesaikan melalui mediasi dewan pihaknya bakal membawa pada Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI). Dan jika terus bersikap seperti ini, pihaknya bakal merelokasi homobase di Kota Surabaya. “Kami hanya ingin ada jalan tengah dalam persoalan ini. Dan naiknya harga BBM seharusnya diikuti naiknya harga tiket,” pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Dirut PT Gresik Samudra Suhartanto membantah jika telah melakukan tindakan sewenang-wenang. Sebab, ini dilakukan sesuai dengan kesepakatan kontrak yang sudah ditanda tangani bersama. “Kesepakatan kami, setiap harga pertiket kami mendapatkan goodwill sebesar yang sudah disepakati. Jika tidak sanggup kami persilahkan mereka keluar dari trayek,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik Sholihuddin mengatakan, terkait dengan perjanjian kontrak, dewan tidak bisa ikut campur. Namun, untuk persoalan harga tiket nanti bakal ditampung untuk ditindaklanjuti. “Nanti kami evaluasi, kalau memang baiknya dinaikan juga tergantung evaluasi. Kalau tidak nanti kami carikan solusi yang terbaik,” pungkas dia. (rof/ris)

Anggota PPK Sangkapura
Pernah Diberhentikan KPU Gresik

Media Bawean, 29 Mei 2015

Pengangkatan Badrun Jamali, S.Pd. I. asal Kumalasa, Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik, sebagai anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sangkapura oleh Komis Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik menjadi tanda tanya besar dikalangan masyarakat.

Alasannya Badrun Jamali melalui Surat Keputusan KPU Gresik nomor 42.1/Kpts/KPU-Gresik-014.329707/2014. Tertanggal 12 Mei 2014, dengan ditandatangani Alimin sebagai Ketua KPU Gresik pada waktu itu telah diberhentikan sebagai anggota PPS desa Kumalasa dengan pergantian antar waktu.

Sesuai PKPU No 3 Tahun 2015: Pasal 19, Ayat 4. Tidak pernah diberikan sanksi pemberhentian tetap oleh KPU/KIP kabupaten/kota atau DKPP apabila pernah menjadi anggota PPK, PPS dan KPPS pada pemilihan umum atau pemilihan presiden  

Ketua KPU Kabupaten Gresik Akhmad Roni dihubungi Media Bawean (kamis, 28/5/2015) , mengatakan tidak tahu menahu jika ada anggota PPK Sangkapura yang baru pernah diberhentikan sebagai anggota PPS oleh KPU Kabupaten Gresik. "Silahkan tunjukkan tanda bukti surat pemberhentian, setelahnya akan ditindaklanjuti untuk proses selanjutnya,"katanya.

Jamaluddin, sebagai mantan PPK Sangkapura membenarkan jika Badrun Munir teleh diberhentikan sebagai anggota PPS desa Kumalasa melalui SK KPU Gresik. Menurutnya banyak alasan sehingga dillakukan pemberhentian, diantaranya tidak hadir dalam sidang pleno penghitungan suara di PPK Sangkapura, dan banyak bukti pelanggaran lainnya sehingga diberhentikan.

Badrun Jamali ditemui Media Bawean menyatakan tidak tahu jika dirinya diberhentikan sebagai PPS desa Kumalasa oleh KPU Gresik. "Sampai sekarang saya belum pernah melihat atau menerima SK pemberhentikan sebagai anggota PPS desa Kumalasa,"jelasnya.

"Sampai kapanpun saya akan mempertahakan jabatan sebagai anggota PPK kecamatan Sangkapura, karena sudah dilantik oleh KPU Gresik,"tegasnya. (bst)

Merangkul Seluruh Warga Tambak
Merajut Untuk Bisa Lebih Baik

Media Bawean, 29 Mei 2015


Narto, Camat Tambak, Pulau Bawean, Gresik ditemui Media Bawean (kamis, 28/5/2015) mengatakan senang bertugas di Pulau Bawean setelah dipercaya memimpin kecamatan Tambak.

Diawal melaksanakan tugasnya setelah dilantik sebagai Camat Tambak, Narto melakukan pembenahan dari dalam, diantaranya merajut kebersamaan seluruh pegawai di kantor kecamatan Tambak untuk meningkatkan kinerja penuh sinergitas, serta menata untuk mendukung program Gresik Bisa Lebih Baik.

"Seluruh pegawai dirangkul bersama untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, harapannya bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mewujudkan pembangunan Tambak yang lebih baik,"katanya.

Apalagi menurut Camat Tambak, kedepan kita harus siap untuk memajukan melalui sektor pengembangan wisata setelah lapangan terbang dioperasikan. Menurutnya konsep pengembangan wisata sudah dikonsep bersama jajarannya, diantaranya pengembangan wisata bahari dan kuliner.

Untuk menata lingkungan kantor kecamatan Tambak lebih sedap dipandang mata, telah dibenahi penataan taman. "Melalui keindahan dan kebersihan akan tercipta lingkungan yang sehat,"paparnya sambil menunjuk taman yang sudah dirapikan.

Kebersamaan antara pemerintahan bersama tokoh masyarakat, khususnya para alim ulama dan kyai telah diwujudkan melalui silaturrahim, serta menyerap aspirasi dan gagasannya untuk membangun kecamatan Tambak. Evaluasi langsung atas kenerjaya melalui blusukan ke kampung-kampung untuk menggali informasi dan harapan warga di kecamatan Tambak.

Camat Tambak, Narto mengajak kepada seluruh warganya untuk bersama-sama membangun kecamatan Tambak, serta membina persatuan dan kesatuan untuk  mensukseskan seluruh program pemerintah. (bst)

Azhar Abidin Meninggal Dunia

Media Bawean, 27 Mei 2015

Innalillahi Wainnah Ilaihi Rojiun

Telah meninggal dunia Azhar Abidin (15 th), asal Paginda, desa Sukaoneng, Tambak, Pulau Bawean, Gresik, hari ini (rabu, 27/5/2015) di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Azhar Abidin adalah anak yatim piatu mengalami sakit sekitar 5 tahun lalu, kemudian mendapat penanganan dari Bawean Peduli (BP) untuk pengobatan atau dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik dengan gratis biaya memakai SPM dari Dinas Kesehatan Gresik.

Ketika dirujuk pertama kali ke RSUD Ibnu Sina, hasilnya kondisi Azhar Abidin membaik, kesehatannya pulih kembali. Setelah selesai pengobatan masih menjalani kontrol selama 3 kali setiap bulan ke Gresik.

Setelah selesai kontrol ketiga, ternyata kondisi Azhar Abidin memburuk kembali sehingga dirujuk kedua ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

Didampingi kakak tercintanya yang setia menunggunya, kondisinya memburuk akibat infeksi paru-paru menjalar keselaput otak. Tadi pagi jam 05:30 WIB, Azhar Abidin meninggal dunia di RSUD Ibnu Sina.

Jenazah Azhar Abidin dimakamkan di Surabaya, tepatnya didekat makam ibunda tercintanya. 
 
Bawean Peduli turut berduka cita dengan wafatnya Almarhum Azhar Abidin. Semoga amal kebaikannya diterima disisi-Nya dan mendapat ampunan dari Allah SWT. (bst)

Gus Ipul Didampingi Noe Letto
Tampil di Alun-Alun Sangkapura

Media Bawean, 27 Mei 2015

Sabrang Mowo Damar Panuluh atau lebih dikenal dengan nama Noe Letto, adalah penyanyi pentolan grup musik Letto. Pria kelahiran Yogyakarta, 10 Juni 1979 ini merupakan anak pertama budayawan, Emha Ainun Najib dari istri pertamanya, sebelum menikah dengan aktris dan penyanyi, Novia Kolopaking.

Noe Letto direncanakan akan tampil di Alun-Alun Kota Sangkapura pada tanggal 7 Juni 2015, yaitu minggu malam senin. Akan menghibur penggemarnya di Pulau Bawean.

Kedatangan vokalis Letto Band ke Pulau Bawean dalam rangka mendampingi Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Gubernur Jawa Timur.

H. Abdurrahman, salah satu panitia membenarkan adanya rencana kedatangan Noe Letto yang mendampingi Gus Ipul kunjungan ke Pulau Bawean dalam rangka menghadiri haflah akhirussanah di Pondok Pesantren Hasan Jufri, Lebak, Sangkapura, Gresik. (bst)

Terkendala Izin Amdal
Peresmian Bandara Bawean Ditunda

Media Bawean, 27 Mei 2015

Rencana pengoperasian bandara perintis di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, masih terkendala izin analisa dampak lingkungan karena masih perlu rekomendasi dari Badan Lingkungan Hidup provinsi.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Andy Hendra Wijaya mengatakan saat ini proses Amdal sudah dilakukan Pemkab Gresik, namun masih perlu waktu, karena perlu rekomendasi dari BLH Provinsi Jatim.

Terkait masalah jalur landasan bandara sepanjang 900 meter, Andy mengaku sudah dilakukan perbaikan dan siap digunakan, namun juga masih mengalami sedikit kendala pada rencana induk pengembangan.

"Selain proses Amdal, rencana pengoperasian juga masih terkendala penyelesaian dari sisi udara bandara, dan itu menjadi kewenangan Kementerian Perhubungan," ucapnya, Selasa (26/5/2015).

Meski demikian, pihaknya optimistis peresmian pengoperasian Bandara Bawean tidak akan mundur dari jadwal semula, yakni sesuai dengan keinginan Pemkab Gresik yang dijadwalkan bisa beroperasi pada pertengahan Juni 2015.

"Terkait peresmian bandara, Pak Bupati, Sambari Halim Radianto dan Wabup, Mohammad Qosim akan melakukan peninjauan langsung pada tanggal 6-7 Juni 2015 dan kemungkinan akan didampingi oleh Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf," katanya.

Rencananya pengoperasian Bandara Bawean sementara akan berada di bawah Unit Pelaksana Teknik (UPT) Bandara Sumenep, Madura yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Perhubungan.

Kenakalan Anak Muda di Pulau Bawean
Disebabkan Artis Pakaian Minim

Media Bawean, 23 Mei 2015

Salah satu penyebab maraknya kenakalan anak muda di Pulau Bawean, Gresik disebabkan penampilan artis dengan pakaian yang minim.

"Penampilan artis dalam orkes dangdut ataupun mandiling telah mempengaruhi rusaknya moral anak muda di Pulau Bawean,"tegas Aiptu Bambang, Kanit Polsek Sangkapura, Gresik dihubungi Media Bawean (sabtu, 23/5/2015.

Sesuai himbaun yang dikeluarkan menurut Kanit Polsek Sangkapura, untuk penampilan artis asal Pulau Bawean ataupun dari luar dihimbau agar berpakaian yang sopan saat tampil diatas panggung,"jelasnya.

Aiptu Bambang menyimpulkan, diantara penyebab rusaknya moral anak muda di Pulau Bawean disebabkan seringkalinya disuguhi penampilan artis dengan pakaian yang minim.

Adapun harapannya kedepan, Kanit Polsek Sangkapura mengajak kepada seluruh masyarakat termasuk artis untuk mendukung adanya himbauan agar berpakain sopan saat tampil diatas panggung. (bst)

Antisipasi Peredaran Beras Plastik
Muspika Sangkapura Gelar Operasi

Media Bawean, 23 Mei 2015



Antisipasi masuknya beras plastik atau dikenal beras sintetis, Muspika kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik menggelar operasi ke padagang beras di Pasar Sangkapura.

Operasi dipimpin langsung Abdul Adim, Camat Sangkapura mendatangi 4 toko penjual beras dengan melakukan pemeriksaan, ternyata hasilnya beras yang dijual termasuk lokal saja. Sedangkan beras dari luar, terlihat sangat sedikit, itupun beras asli.

Abdul Adim mengatakan tujuan operasi digelar dalam rangka mengantisipasi masuknya beras sintetis, termasuk menindaklanjuti operasi yang digelar oleh pemerintah di Gresik.

"Semuanya beras asli, tidak ada yang plastik,"tegas Camat Sangkapura.

"Apalagi beras yang dijual merupakan hasil pertanian dari dalam sendiri, sedikit saja yang mendatangkan dari luar,"ujarnya.

Dalam operasi Camat menjelaskan kepada para penjual dan pembeli dengan adanya beras plastik, serta mengharap kerjasama yang baik agar tidak ada peredarannya di Pulau Bawean. (bst)

Agenda Kunjungan Gus Ipul ke Bawean
Didampingi Bupati dan Wabup Gresik

Media Bawean, 23 Mei 2015

Agenda kunjungan Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Gubernur Jawa Timur ke Pulau Bawean, Gresik, tanggal 7 Juni 2015, didampingi Sambari Halim Radianto (Bupati Gresik) bersama Moch. Qosim (Wakil Bupati Gresik).

Abdul Adim, Camat Sangkapura dihubungi Media Bawean (sabtu, 23/5/2015) mengatakan kunjungan Wakil Gubernur ke Pulau Bawean didampingi Bupati bersama Wakil Bupati Gresik.

"Beliau naik helikopter akan terbang ke Pulau Bawean, tepatnya hari minggu (7/6/2015) waktu siang hari. Direncanakan mendarat di Lapangan Naga Sari Sangkapura,"katanya.

"Tujuan kunjungan ke Pulau Bawean dalam rangka menghadiri undangan Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Hasan Jufri, Lebak,"ujarnya.

Agenda lainnya, menurut Camat Sangkapura, Wakil Gubernur bersama Bupati dan Wakil Bupati Gresik akan bersilaturrahim bersama tokoh di Pulau Bawean, termasuk aparatur pemerintahan se Pulau Bawean yang bertempat di Komplek Perikanan Pulau Bawean,"jelasnya.

Ditanya kesiapan menyambut kedatangann rombongan, Abdul Adim menyatakan siap untuk menyambut kedatangan beliau, termasuk mensukseskan seluruh agenda kegiatan selama berada di Pulau Bawean. (bst)

Gus Ipul (Wakil Gubernur Jatim)
Agenda Kunjungan ke Pulau Bawean

Media Bawean, 22 Mei 2015

Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf atau yang akrab dipanggil Gus Ipul direncanakan tanggal 7 Juni 2015 akan berkunjung ke Pulau Bawean, Gresik.

Kunjungan Gus Ipul ke Pulau Bawean dalam rangka menghadiri Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Hasan Jufri, Lebak, Sangkapura,

Ketua Komisi C DPRD Jatim Thoriqul Haq dihubungi Media Bawean (22/5/2015) membenarkan adanya agenda kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur, Gus Ipul ke Pulau Bawean dalam rangka menghadiri kegiatan di Pondok Pesantren Hasan Jufri, Lebak.

"Tidak sudah dikonfirmasi untuk kepastian kehadirannya, beliau bersedia datang ke Pulau Bawean,"paparnya.

Agenda kegiatan Gus Ipul, menurut Thoriqul Haq diantaranya menghadiri undangan Keluarga Besar Pondok Pesantren Hasan Jufri, Lebak, juga bersilaturrahim bersama tokoh Pulau Bawean, Gresik.

Untuk kunjungan Waki Gubernur Jawa Timur ke Pulau Bawean akan terbang dengan naik helikopter. (bst)

Popular Posts

 

© Copyright Media Bawean 2005 -2013 | Design by Jasa Pembuatan Blog | Support by Kang Salman | Powered by Bawean.Net.