bawean ad network

Berita

Pendidikan

Kesehatan

Transportasi

Surat Pembaca


TERKINIindex

Arus Balik Lebaran Kembali Normal
Dilayani 1 Kapal Sesuai Jadwal

Media Bawean, 29 Juli 2015



Penumpang kapal arus balik lebaran dari Pulau Bawean tujuan Gresik terus ramai setiap harinya yang berlayar.

Dengan dilayani satu kapal setiap harinya, yang terdiri 3 kapal, yaitu kapal Express Bahari 8E, kapal Natuna Express, dan kapal Gili Iyang, arus balik lebaran berjalan normal dan lancar.

Sesuai data UPT. Perhubungan Bawean, arus balik lebaran dari Pulau Bawean tujuan Gresik berjumlah 5.543 penumpang.

Luthfil Manar, Kepala UPT. Perhubungan Bawean ditemui Media Bawean (rabu, 29/7/2015) mengatakan arus balik lebaran dari Pulau Bawean tujuan Gresik berjalan lancar dan normal.

"Mengatasi lonjakan penumpang, beberapa kali kapal diberangkat PP mengangkut penumpang di Pulau Bawean tujuan Gresik,"katanya.

"Sekarang sudah kembali  normal, sehingga cukup dilayani satu kapal setiap hari,"paparnya.

"Diusahakan seluruh penumpang arus balik terangkut semuanya, dengan memperhatikan jumlah penumpang sesuai kapasitas muat kapal,"ujarnya.

Lebih lanjut Luthfil Manar menerangkan untuk arus balik pertama didominasi pegawai atau pekerja kantoran yang terikat waktu untuk masuk kerja, selanjutnya arus balik kedua adalah pelajar dan santri, serta pekerja di luar negeri. "Jumlahnya sampai hari ini (rabu, 29/7/2015) tercatat sebanyak 5.543 penumpang,"tuturnya. (bst)

Rombongan PCNU Bawean Berangkat
Menuju Muktamar NU di Jombang

Media Bawean, 29 Juli 2015



Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) Ke-33 akan digelar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada tanggal 1-5 Agustus 2015. Rencananya, Presiden Joko Widodo diundang untuk membuka Muktamar NU ini dan Wakil Presiden Jusuf Kalla akan menutup Muktamar NU.

PCNU Bawean mengirim utusan sebanyak 30 orang untuk mengikuti Muktamar NU ke- 33 di Jombang. Utusan PCNU Bawean, diantaranya KH. Nizar, KH. Umar Faruq, Kyai Masyhud dan lainnya, terlihat naik kapal Express Bahari 8E menuju Gresik (29/7/2016).

Halim Alhasy sebagai koordinator Utusan Muktamar PCNU Bawean mengatakan sebanyak 30 utusan telah berangkat menuju arena muktamar di Jombang.

"Hari ini berangkat sebanyak 20 orang, sedangkan 10 orang lainnya sudah menunggu di Gresik,"katanya.

"Rencananya akan berangkat menuju arena Muktamar di Jombang direncanakan hari jum'at (31/7/2015),"paparnya.

Muhammad Faozi, Ketua PCNU Bawean ditemui Media Bawean setelah pembukaan PORSEMA ke-12, menyatakan sebanyak 30 orang sebagai utusan PCNU Bawean sudah siap mengikuti Muktamar NU di Jombang.

"Persiapan sudah matang, rencananya keberangkatan tidak sama sehubungan masih ada keperluan lain di Gresik,"jelasnya.

Menurutnya PCNU Bawean siap mengikuti Muktamar ke-33 di Jombang, termasuk mengikuti seluruh rangkain acara mulai pembukaan (tanggal 1 Agustus 2015) sampai penutupan (5 Agustus 2015). (bst)

Lomba Foto Media Bawean
Pengirim Ghiast asal Kepuhteluk

Media Bawean, 28 Juli 2015

Lomba Foto Media Bawean
Nama : Ghiast Al-fatih
Alamat : Kepuhteluk
Keterangan Foto : Obyek Wisata di Pulau Bawean, pantai Teletubbies, danau kastoba, snorkeling di Pulau Gili, Tajung Ga'ang, Jherat lanjheng







Muspika Bersama Pimpinan Orkes
Sepakat Pakaian Artis yang Sopan

Media Bawean, 28 Juli 2015



Adanya himbauan Muspika Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik yang tidak diindahkan oleh artis yang berpakaian tidak sopan ketika tampil diatas panggung, menjadi bahasan dalam rapat bersama pimpinan orkes dan mandailing, hari selasa (28/7/2015) di Pendopo Kecamatan Sangkapura.

Muspika Sangkapura lengkap yaitu Camat Abdul Adim, Kapolsek AKP. Tulus, SH. dan Komandan Koramil Kapten Djoko Sardjito, juga UPT. Disparbudpora Bawean menggelar rapat bersama pimpinan orkes Gromeda, Puspita, Morena dan mandailing Rayuan Sukma.

Abdul Adim, Camat Sangkapura mengajak kepada semua pimpinan orkes untuk memperhatikan himbauan yang telah disepakati bersama terkait pakaian artis yang tampil diatas panggung. 

Menurutnya kebudayaan yang ditampilkan semestinya mengedepankan nilai seninya, bukan memamerkan aurat saat tampil diatas panggung.

Koramil Sangkapura, Kapten Djoko Sardjito menegaskan agar kesenian yang ditampilkan seharusnya mempunyai nilai etika moral yang baik. Diantaranya cara artis berpakaian harus sopan, bukan mempertontonkan yang vulgar. Apalagi penontonnya sebagian besar terdiri dari anak dan pelajar.

"Efeknya bila menyuguhi tontonan tak beretika bisa merusakan moral generasi muda di Pulau Bawean,"tegasnya.

AKP. Tulus, SH. Kapolsek Sangkapura meminta kepada pimpinan orkes untuk memperhatikan himbauan yang dikeluarkan oleh Muspika Sangkapura. Memang secara sanksinya tidak ada, sehubungan sifatnya sebagai himbauan. 

Menurutnya Muspika Sangkapura mengeluarkan himbaun bertujuan menjaga kebaikan bersama, khususnya generasi muda agar tidak disuguhi tontonan yang kurang layak seperti berpakain minim diatas panggung.

Cholis sebagai pimpina orkes gromeda menyatakan siap mendukung himbauan Muspika Sangkapura. "Terusterang sebagai warga Pulau Bawean tidak ingin tontonan yang dipertontokan bisa merusak moral generasi muda,"tuturnya.

"Sepakat jika artis tidak berpakaian sopan dengan memakai celana pendek sekali dilarang untuk tampil diatas panggung,"paparnya.

Sebagai pimpinan orkes, Cholis  meminta batasan yang berikan sampai dilutut saja, yaitu standar saja.

Awang dari Morena menyatakan tidak pernah menyuruh artis yang tampil berpakain yang tidak sopan. "Tapi persoalannya pihak tuan rumah mendatangkan artis sendiri dari Jawa,"jelasnya.

Terusterang dari pihak orkes juga merasa risih bila melihat tampilan artis yang kurang sopan dalam berpakaian.

Hal senada diungkapkan Yadi sebagai pimpinan orkes Rosita , bahwa pihak ingin memberikan tontonan yang bagus, termasuk dalam berpakain juga perlu dijaga agar sopan.

Faisyal Effendi perwakilan UPT. Disparbudpora Bawean menerangkan bahwa dalam pengurusan izin untuk tontonan sudah menerangkan adanya himbauan tentang berpakaian yang sopan.

Keputusan rapat, artis yang tampil diatas panggung diharuskan berpakaian yang sopan sampai bagian lutut. Jika himbauan tidak diindahkan, maka artis yang tampil akan minta turun untuk berganti pakaian. (bst) 

Elpiji Kembali Normal di Pulau Bawean
Kapal Gatra Angkut 7070 Tabung

Media Bawean, 28 Juli 2015






Setelah mengalami krisis elpiji akibat terkendala transportasi dari Gresik ke Pulau Bawean, akhirnya sekarang kembali normal setelah kapal Gatra tiba mengangkut sebanyak 6.000 tabung ukuran 3 kg dan 1.070 tabung ukuran 10 kg.

Yaris sebagai agen elpiji dihubungi Media Bawean mengatakan setelah elpiji tiba di Pulau Bawean secara otomatis akan mengatasi kelangakaan yang selama ini melanda menjadi normal kembali. "Termasuk harga dipasaran juga akan kembali normal,"katanya.

Krisis elpiji di Pulau Bawean, menurutnya disebabkan kendala transportasi pengangkutan dari Gresik ke Pulau Bawean. "Tibanya kapal Gatra sudah bisa mengatasi kelangkaan elpiji,"ujarnya.

Lebih lanjut Yaris mengharap agar Kapal Gatra kembali segera berlayar kembali untuk mengangkut kembali elpiji yanhg masih belum terangkut di Gresik. "Adapun kedatangan sekarang, untuk elpiji ukuran 3 kg sebanyak 6.000 tabung dan ukuran 10 kg sebanyak 1.070 tabung,"jelasnya.

"Sedangkan stok yang ada sekarang dimungkinkan hanya tercukupi selama 10 hari untuk melayani kebutuhan masyarakat Pulau Bawean,"tuturnya.

Yati asal Pudakit menyatakan gembira atas kedatangan elpiji di Pulau Bawean. "Akhirnya kebutuhan elpiji yang seringkali membuat keresahan kaum ibu bisa normal kembali,"ungkapnya. (bst)

PKB dan Partai Demokrat Mencalonkan
Pasangan Petahana Sambari - Qosim

Media Bawean, 28 Juli 2015

Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sepakat mengusung bakal calon bupati dan wakil bupati petahana incumbent Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sambari Halim Radianto dan Muhammad Qosim maju dalam pilkada Gresik yang akan diselenggerakan tanggal 9 desember 2015.

"Kami berterima kasih kepada dua partai ini yang mengusung kami secara profesional untuk maju dalam Pilkada Gresik, meski saya sebelumnya adalah pengurus dari Partai Golkar," ucap Sambari, usai mendaftarkan berkasnya ke KPU setempat, Selasa (28/7).

Sambari Halim Radianto mengakui jika ia hingga saat ini belum mendapat rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Golkar. Hal ini yang membuatnya memilih maju dengan menggunakan PKB dan Partai Demokrat.

"Saya juga pengurus Partai Golkar saat sebelum mencalonkan diri, namun karena yang mendapat rekomendasi adalah wakil atau jajaran saya, maka saya tetap mendoakan agar semua partai mendapat pertolongan dari Allah SWT," jelasnya.

Ia mengatakan optimistis menang jika maju melalui PKB dan Partai Demokrat, sebab pihaknya mengklaim telah mendapat dukungan sebagian besar masyarakat Kabupaten Gresik. Terkait dengan status sebagai pengurus Golkar, Sambari tidak memikirkan terlalu jauh, sebab yang terpenting saat ini adalah maju berjuang bersama masyarakat Kabupaten Gresik.

"Oleh karena itu, saya berterima kasih dan Alhamdulillah kepada kedua partai pengusung kami yang secara profesional dan sah serta resmi menjadi pendukung kami," katanya.

Persyaratan dukungan PKB dan Demokrat kepada pasangan Sambari Halim Radianto - Moh. Qosim sudah memenuhi," ujar Ahmad Syahroni, Ketua KPU Kabupaten Gresik, usai menerima dokumen pendaftaran SQ, Selasa (28/7/2015).

Lomba Foto Media Bawean
Pengirim Leo Rahman asal Daun

Media Bawean, 27 Juli 2015

Lomba Foto Media Bawean
Nama : Leo Rahman
Alamat : Daun
Keterangan Foto : Romantisme Ngolencer di hari Lebaran







Rumah Makan Laris Manis di Pulau Gili
Melayani Masakan Khas Bawean

Media Bawean, 27 Juli 2015






Pulau Gili yang letaknya di Pulau Bawean, Gresik kini berkembang menjadi primadona unggulan pariwisata di Jawa Timur. Panorama keindahan Pulau Gili yang ditunjang hamparan pasir putih di Pulau Noko yang jaraknya berdekatan, serta disekelilingnya dipenuhi banyak terumbu karang.

Mendukung pengambangan pariwisata di Pulau Gili, Ida sebagai pemilik rumah makan "Laris Manis" Alboyani siap melayani masakan khas Pulau Bawean, seperti masakan tiga rasa, cili api, kella ujub, ikan bakar sakti, ikan alas, ikan bakar biasa, kella celok ekor kuning, dan tumis udang Termasuk suguhan makanan spesial udang lobster dan ikan kerapu.

Selama didirikan menurut pengakuan Ida, sudah seringkali melayani makanan untuk tamu yang berkunjung ke Pulau Gili. Caranya sangat mudah, cukup menghubungi via telepon maka makanan dengan beraneka ragam menu sudah siap menunggunya.

Harga makanan khas Pulau Bawean dijual murah meriah, untuk sepiring nasi lengkap dengan ikannya dijual Rp. 15.000. Adapun harga untuk menu udang lobster dan ikan kerapu disesuaikan harga perkilo yang dijual nelayan. 

Rumah makan "Laris Manis" letaknya ada dipinggir pantai Pulau Gili. Asyiknya makan sambil menikmati keindahan pantai pesisir yang indah.

Husen sebagai pengembang Rumah Makan "Laris Manis" menyatakan menu yang sajikan merupakan khas masakan Pulau Bawean. "Pengunjung yang datang ke Pulau Gili tentunya tidak dibuat repot membawa makanan dari Pulau Bawean, cukup telepon saja makanan sesuai selera sudah siap menunggunya,"katanya.

Selain melayani masakan melalui rumah makan "Laris Manis", Hosen juga menyediakan transportasi untuk melayani pelayaran dari Pulau Bawean (Labuhan) menuju ke Pulau Gili. Tarif transportasi sesuai kesepakatan untuk pulang pergi dipatok Rp. 250 ribu. Bila ingin menambah keliling Pulau Gili dan mengunjungi obyek terumbu karang, untuk ongkos ditambah Rp. 50 ribu.

Anda berminat menikmati makan di rumah makan "Laris Manis" di Pulau Gili, silahkan hubungi nomor handphone 08125278126 / 081216056324.

Siapa Bilang Mau Tutup Sajjah Indah
Terserah Pemilik Mau Urus Izin

Media Bawean, 27 Juli 2015

Abdul Adim, Camat Sangkapura menjelaskan rencana meninjau kolam pemandian Sajjah Indah di Balikterus, Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik.

Menurutnya, siapa bilang saya mau menutup kolam pemandian Sajjah Indah di Balikterus, rencananya kesana untuk melihat langsung kondisi bangunan yang ada.

"Soal belum mengantongi izin, itu hak pemiliknya untuk mengurus izin atau tidak, tapi sebaiknya izin diurus,"katanya ditemui Media Bawean (minggu, 27/7/2015).

Kenapa harus mengantongi izin? "Jika mengantongi izin, jika terjadi sesuatu hal bisa dipertanggungjawabkan,"jawabnya.

Apalagi menurutnya untuk masuk ke pemandian ditarik karcis, sehingga wajar untuk legalitas tiket melalui Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Gresik.

Adapun rencana meninjau ke lokasi kolam pemandian Sajjah Indah, tujuannya untuk menguji kelayakan bangunan yang ada. "Jika masih ada kekurangan, maka sebaiknya diperbaiki atau disempurnakan. Bukan mau menutup kreativitas warga, apalagi tujuannya jelas untuk memajukan Pulau Bawean,"tegasnya. (bst)

Kader NU - Muhammadiyah Bersatu
Lawan Kekuatan Sambari - Qosim

Media Bawean, 27 Juli 2015


Akhirnya PDI Perjuangan Gresik berkoalisi dengan PAN mengusung Husnul Khuluq dan Ahmad Ruba'i sebagai pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Gresik pada Pilkada 9 Desember 2015 mendatang.

Pasangan Dr Husnul Khuluq dan Achmad Rubaie SH MH resmi dideklarasikan pada rapat kerja cabang khusus (rakercabsus) di masing-masing markas parpol pengusung. Dalam rapat tersebut, disepakati pasangan Husnul Khuluq-Rubaie siap menggulingkan Sambari-Qosim. “Setelah PKB tidak mengusung saya, PDI-P dan PAN melamar saya, ya saya terima. Dan atas dukungan rakyat Gresik, saya dengan Pak Rubaie siap kompetisi dengan incumbent,” terang Huluq yang juga ketua PC NU Gresik ini.


Dengan munculnya duet Khuluq-Rubaei maka tensi politik di Gresik naik tajam. Pasalnya, bakal cabup Husnul Khuluq tidak hanya dikenal sebagai birokrat ulung namun dia juga adalah tokoh terkemuka. Saat ini dia masih menjabat sebagai ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU). Pada pilkada lima tahun lalu Khuluq "nyaris" menjadi orang nomor satu di Gresik jika saja waktu itu Mahkamah Konstitusi menolak gugatan pasangan Sambari-Qosim.

Baik Khuluq maupun Rubaei optimistis akan memenangi Pilkada Gresik 2015. "Kami berdua sudah bertekad akan berjuang meraih kemenangan pada pilkada kali ini," ujar Khuluq saat di Kantor DPC PDIP Jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik.

Sementara bakal Cawabup Achmad Rubaie tidak menampik bila dirinya dan Cabup Husnul Khuluq adalah representatif NU-Muhammadiyah. "Ya, saya mewakili Muhammadiyah kultural lah," ucap Rubaei, mantan anggota DPR yang kini menjadi anggota MPP DPP PAN.

Rencananya, pada Senin (27/7), pasangan ini didaftarkan ke KPU Gresik. Kedatangan Husnul Khuluq, mantan Sekda Pemkab Gresik itu, sudah ditunggu-tunggu wartawan. Pasalnya, sebelum diusung PDI Perjuangan dan PAN, Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro tersebut pernah mencalonkan diri maju sebagai bupati bersama Musafak M Noer dari PPP tahun 2010 lalu.

"Saya siap berjuang bersama-sama dengan PDI Perjuangan. Saya merasa tersanjung karena bisa berjuang bersama kader PDI Perjuangan sekaligus membesarkan partai ini bersama-sama," ujarnya kepada wartawan usai Rakercabsus di Kantor DPC PDIP Gresik, Minggu (26/7).

Sementara itu, Ahmad Ruba'i kader dari PAN yang diusung menjadi wakil bupati menuturkan, dia merasa terharu karena bisa berada di tengah-tengah kader PDI Perjuangan. Dia juga berjanji menyatukan visi mesti KTP-nya Surabaya, dan pertama kali maju di Pilkada Gresik.

"Saya sudah mantap dipasangkan dengan Husnul Khuluq. Program politik Gresik ke depan sudah kami siapkan," tuturnya.

Setelah berpidato di hadapan kader PDIP Gresik, Husnul Khuluq dan Ahmad Ruba'i melanjutkan hal yang sama di kantor DPD PAN Gresik.

Saat ditanya mengenai keberadaan Husnul Khuluq yang masih berstatus PNS aktif, Kadisdik Bojonegoro itu menjelaskan, dirinya tetap mematuhi aturan yang ada terkait status PNS.

"Sesuai aturan saya siap melakukan mundur dari PNS aktif," paparnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik Siti Muafiyah mengatakan, selain berkoalisi dengan PAN, partainya juga siap berkoalisi dengan PPP. "Kami terbuka dengan PPP untuk sama-sama memajukan Gresik ke depan," pungkasnya.

Popular Posts

 

© Copyright Media Bawean 2005 -2013 | Design by Jasa Pembuatan Blog | Support by Kang Salman | Powered by Bawean.Net.