Peristiwa    Politik    Sosial    Budaya    Seni    Bahasa    Olahraga    Ekonomi    Pariwisata    Kuliner    Pilkada   
300x210
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1439 H.

adsbybawean

Mantan Atlet Sepak Takraw PON Jatim asal Bawean Meninggal Dunia



Kabar duka cita menyelimuti warga Pulau Bawean Kabupaten Gresik, atas meninggalnya Agus (34 tahun) asal dusun Sumberlanas desa Telukjatidawang kecamatan Tambak, Pulau Bawean, semalam jam 20.00 WIB (hari selasa, 14/2018).

Mahfudz, pelatih olahraga sepak takraw di Pulau Bawean mengaku sangat kehilangan atas meninggalnya Agus pemain olahraga sepak takraw yang pernah mengharumkan nama Provinsi Jawa Timur ketika mengikuti PON ditingkat nasional. "Agus memiliki segudang prestasi dalam olahraga sepak takraw, sangatlah layak menerima tanda jasa sebagai pahlawan olahraga sepak takraw,"katanya.

Lebih lanjut Mahfudz mengaku bingung bila disuruh menyebutkan prestasi yang telah diraih oleh Agus ketika mengikuti pertandingan sepak takraw tingkat nasional ataupun provinsi Jawa Timur ketika mewakili Kabupaten Gresik.

Uniknya, menurut mantan Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Tambak, Agus berangkat menjadi pemain handal dari hasil ketekunannya selama berlatih di Pulau Bawean. "Dia bukan lulusan sekolah olahraga, tapi memiliki bakat yang sangat bagus sebagai pemain sepak takraw,"paparnya.

Perlu diketahui, Agus setelah beberapa kali meraih prestasi saat mengikuti pertandingan, akhirnya memutuskan untuk mengabdi di kampung halamannya sebagai guru olahraga. Selain itu juga aktif melatih pembibitan atlet sepak takraw di Pulau Bawean.

Adapun penyakit yang dideritanya sesuai hasil pemeriksaan tim medis yaitu sakit liver. Sebelumnya pernah menjalani perawatan di RSUD Umar Mas'ud Bawean kemudian dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Setelah memutuskan pulang ke Pulau Bawean, 3 hari berada di rumahnya, pemain sepak takraw yang statusnya masih bujang belum pernah menikah akhirnya meninggal dunia di rumahnya.

Media Bawean mengajak kepada seluruh pembaca untuk mengirimkan do'a, semoga amal kebaikan Almarhum diterima oleh Allah SWT. dan kesalahannya mendapatkan ampunan dari-Nya. (bst)

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Gresik Dapil Pulau Bawean

Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota DPRD Kabupaten Gresik Dapil 6 (Kecamatan Sangkapura dan kecamatan Tambak)












Surga Dasar Laut Gili Noko, Keindahan Terumbu Karangnya Mirip Bunaken



Belum banyak yang tahu tentang keindahan bawah laut Gili Noko yang ada di Pulau Bawean Gresik. Menyelam di dasar lautnya, traveler akan ditakjubkan dengan pemandangan warna-warni terumbu karang yang mirip dengan Bunaken.

Di dasar laut, traveler dapat melihat berbagai macam terumbu karang kecil dan besar. Ikan berwarna-warni serta biota laut lainnya menjadi objek paling menakjubkan di surga dasar laut Gili Noko.

"Sudah pernah ke dunia bawah air Gili Noko belum guys? Ternyata cantik banget lho. Yang pasti kita harus menjaga ekosistem terumbu karang. Paling mudah adalah dengan tidak menyentuhnya," tulis Instagram @gresiktourism, Sabtu (4/8/2018).

Gili Noko adalah salah satu pantai di Pulau Bawean yang memiliki pemandangan menakjubkan. Pulau yang terletak sekitar 80 mil di sebelah utara Gresik, Jawa Timur ini berada di laut Jawa.

Meski belum banyak dikenal seperti Bali dan Karimun Jawa, pulau ini menyimpan banyak pesona wisata bahari yang wajib untuk dijelajahi. Gili Noko dikelilingi oleh beberapa pulau kecil yang sama-sama memiliki pantai memesona. Bahkan, ada pulau yang tidak berpenghuni.

Pantai yang memiliki air jernih dan pasir putih lembut ini menjadi spot terbaik untuk berburu sunset atau sunrise. Pemandangan ini bertambah indah dengan perpaduan persawahan hijau.

Untuk mencapai Gili Noko, traveler harus menempuh perjalanan ke Pulau Bawean terlebih dahulu. Setelah itu, dapat melanjutkan perjalanan ke Pulau Gili yang berada di sisi timur Pulau Bawean.

Sumber : iNews.id

Berita Duka : Kepala Desa Grejeg Meninggal Dunia


Berita duka menyelimuti warga desa Grejeg kecamatan Tambak, Syamsi Hasyim kepala desa Grejeg meninggal dunia hari ini (kamis, 2/8) di desa Paromaan.

Kades Grejeg meninggal dunia di rumah isterinya di desa Paromaan tepat jam 04.30 WIB. Sebelumnya Almarhum Syamsi sudah menjalani perawatan atas penyakit yang dideritanya, yaitu liver.

H. Kafil Kamsidi Kepala Desa Paromaan membenarkan Kepala Desa Grejeg telah meninggal dunia tepat jam 04.30 WIB. "Rencananya jenazah almarhum dimakamkan di desa Paromaan, yaitu kampung isterinya,"katanya.

Sedangkan penyebab meninggalnya kades, menurutnya menderita penyakit liver yang dideritanya sejak 2 bulan yang lalu.

Abdul Adim Plt. Camat Tambak mengucapkan duka cita atas meninggalnya kepala desa Grejeg. "Mohon do'a nya semoga amal kebaikannya diterima disisi-Nya, serta berharap mohon maaf kepada seluruh warga bila selama hidup ada kesalahan ataupun kekhilafan,"tuturnya.

Kepala Desa Grejeg yang telah mengabdi membangun desanya, diantaranya penggagas pemandian untuk warganya. Beliau meninggal dunia dengan meninggalkan seorang isteri dan 5 anak.

Semoga Allah SWT. menerima segala amal kebaikannya, dan kesalahannya mendapatkan ampunan dari-Nya. (bst)

Kasus Illegal Logging Ditangani Tim Gakum Jawa Timur


Kasus illegal logging di kawasan konservasi Pulau Bawean Gresik ditindaklanjuti oleh Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPH-LHK) Jawa Timur.

Nur Syamsi Kepala RKW BKSDA Bawean mengatakan kasus pembalakan liar ditangani oleh tim Gakum. "Jadi proses hukum ditangani serius,"tegasnya.

Menurutnya tim Gakum sudah turun langsung ke lokasi pembalakan liar di kawasan hutan Paying-Payung dekat desa Kepuhteluk dan Diponggo. "Rencananya malam ini, seluruh barang bukti yaitu kayu jenis sonorkeling dan truk akan dibawah layar naik KMP Gili Iyang,"paparnya.

"Jadi warga Bawean jangan khawatir dengan kasus pembalakan liar, proses hukum ditangani langsung oleh tim Gakum,"ujarnya menyakinkan bahwa proses hukum tetap ditindaklanjuti.

Informasi terkini, kayu gelondongan yang mempunyai nilai jual tinggi batal dibawah layar hari ini (minggu, 29/7) sehubungan truk yang membawanya amblas kedalam tanah di kantor RKW BKSDA Bawean.

Suhaemi petugas PT Pelayaran ASDP Indonesia Persero membenarkan truk pengangkut kayu yang membawa barang bukti dibatalkan sehubungan ambles di jalan. (bst)

Usut Tuntas Mafia Pembalakan Liar di Pulau Bawean


Melihat kondisi Pulau Bawean yang semakin hari semakin memprihatinkan, terutama tentang konservasi hutan Bawean yang selalu menjadi lahan empuk para mafia kayu untuk melakukan pembalakan liar (illegal logging). Gerakan Pecinta Lingkungan (GPL) mendesak aparat terkait untuk segera mengungkap kasus dan menangkap pelakunya.

Guntur aktivis GPL mengatakan kayu langka yang ada di Pulau Bawean seperti kayu sonokeling yang harganya cukup fantastis mencapai 14 juta per meter kubik dan ini jelas merugikan negara dan masyarakat yang akan berdampak pada degradasi lahan di Pulau Bawean.

"Jika ini tetap dibiarkan, dalam jangka waktu beberapan tahun kedapan akan mengancam terjadinya bencana longsor, kekeringan, erosi dan lainnya. Yang jelas akan merugikan kepada seluruh masyarakat Bawean,"ujarnya.

Menurutnya pembalakan liar (illegal logging) adalah bentuk krimalitas yang harus di tindak tegas siapapun pelakunya.

Maka dari seluruh persolaan yang terjadi kami dari GERAKAN PENCINTA LINGKUNGAN menuntut BKSDA untuk merealisasikan tuntutan kami :

1. Laporkan semua pelaku yang terlibat pembalakan liar 2. Perbaiki kinerja BKSDA
3. Perketat penjagaan KONSERVASI hutan lindung Bawean
< 4. Selamatkan kayu sonokeling dari penjarahan hutan
5. Tindak tegas pelaku perburuan liar rusa Bawean

Dengan ini kami sebagai GERAKAN PENCINTA LINGKUNGAN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama sama bergandeng tangan demi menyuarakan aspirasi masyarakat demi menyelamatkan tanah Bawean dari mafia kayu.

Kawal Kasus Illegal Logging di Pulau Bawean, Diduga Banyak Tokoh yang Terlibat


Kasus illegal logging di kawasan hutan milik negara dalam pengawasan Balai Konservasi Sumber Saya Alam (BKSDA) kembali terjadi di Pulau Bawean Kabupaten Gresik.

Informasi yang dihimpun Media Bawean, kegiatan illegal logging dengan pembalakan liar dengan jenis kayu sonokeling sudah dilakukan sebanyak 2 kali. Aktivitas pertama dilakukan pada bulan puasa kemarin dengan rincian sebanyak 30 batang pohon sonokeling yang diangkut via jalur laut di pantai Labuhan desa Tanjungori. Ironisnya kayu jenis super yang lebih baik dari kayu jati ini ternyata lolos sampai di daratan Pulau Jawa.

Berhasil lolos yang pertama, dilanjutkan dengan pembalakan kedua dengan pelaku yang berbeda dengan pertama. Diduga kuat, pelaku utama melibatkan banyak tokoh di Pulau Bawean.

Pemabalakan kedua telah merobohkan sebanyak kurang lebih 39 batang pohon jenis sonokeling. Ketika aktivitas pengangkutan berlangsung di lokasi langsung didatangi oleh pegawai RKW BKSDA Bawean dengan memberikan tanda silang pada batang kayu. Ironisnya aktivitas tetap berlangsung tanpa mengindahkan adanya pihak petugas yang datang.

Kemudian dari lokasi diangkut menuju Pelabuhan Bawean yang rencananya akan diangkut ke Pelabuhan Paciran di Lamongan. Selanjutnya petugas BKSDA Bawean mengamankan truk bersama isinya kayu hasil penebangan liar di kawasan Payung-payung.

Nur Syamsi Kepala RKW BKSDA Bawean membenarkan telah mengamankan kayu jenis sonorkeling yang ditebang di kawasannya. Ditanya siapa pelaku pembalakan liar, Nur Syamsi menjawab belum mengetahui pelakunya. "Ini temuan saja,"katanya.

Tidak mengetahui sehubungan Nur Syamsi masih mengikuti kegiatan di Surabaya. "Soal adanya kasus ini sudah ditangani langsung oleh BKSDA Provinsi Jawa Timur,"tegasnya. (bst)


3 Pegawai Kecamatan Tambak dan 2 Aparat Desa Tanjungori Dilaporkan Polisi


3 Pegawai kecamatan Tambak Pulau Bawean, Kabupaten Gresik yaitu Zainuddin (Sekcam Tambak), Helmi (Kasi Pemerintahan) dan Adiluddin (Bagian Kepegawaian), serta 2 orang perangkat desa Tanjungori yaitu Uswatun Hasanah dan Imam Yahya dilaporkan oleh istri mantan kepala desa Tanjungori Jumali ke pihak berwajib kepolisian sektor Tambak dengan dugaan melakukan penipuan.

Jumali membenarkan isterinya telah melaporkan 5 orang ke Polsek Tambak dengan dugaan penipuan. Menurutnya kasus penipuan dilakukan dengan modus untuk meringankan hukuman saya ketika berhadapan hukum. "Mereka datang ke rumah dengan menyodorkan nomor handphone untuk segera dihubungi, bahkan sampai 2 kali datang ke rumah,"katanya.

Sehubungan isteri saya dalam kondisi panik, lalu menghubungi nomor handphone yang diberikan ternyata mengaku dari aparat hukum yaitu Kejaksaan yang menjanjikan akan meringakan hukuman dengan catatan segera mentransfer uang. "Sehubungan isteri berharap agar saya bisa mendapatkan keringanan, akhirnya melakukan transfer uang sebesar Rp. 50 juta ke rekening BRI : 2146 - 01 - 000094 - 563, atas nama Ida Fauzia.

"Setelah ditransfer, ternyata saya tetap diproses hukum tanpa adanya keringanan sesuai janji yang telah diberikan,"ujarnya.

Setelah Jumali bebas, akhirnya melakukan tuntutan kepada pihak bersangkutan agar uang yang telah ditransfer oleh isterinya sebesar Rp. 50 juta dikembalikan utuh. "Sudah 2 kali mendatangi pihak bersangkutan, ternyata hanya janji saja yang telah diberikan,"jelasnya.

"Sekarang kasus dugaan penipuan sudah dilaporkan di Polsek Tambak dengan harapan proses hukum berlajut,"tegasnya.

Adapun tujuan di laporkan kepihak kepolisian menurutnya agar memberikan efek jera, supaya perbuatan seperti itu tidak terulang kembali.

Sementara itu, Zainuddin Sekcam Tambak dihubungi via ponselnya untuk dikonfirmasi ternyata tidak aktif. (bst)

Jazilul Fawaid : Potensi Bawean Besar Butuh Perhatian Bersama


Jazilul Fawaid anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dihadapan peserta workshop properti di Kinanti Building Jakarta menyatakan kecintaannya untuk membangun daerah asalnya.

Menurutnya banyak hal yang layak dikembangkan untuk memajukan Pulau Bawean. Diantaranya banyaknya produk unggulan yang ada, seperti anyaman tikar. Tapi persoalannya anyaman tikar yang merupakan warisan nenek moyang mulai ditinggalkan oleh generasi muda saat ini. Padahal potensi anyaman tikar menurutnya sangat banyak peminatnya.

Jazil mengajak kepada peserta untuk kembali mengembangkan potensi yang ada di Bawean.

Selain anyaman tikar, potensi lain yang layak dikembangkan adalah hasil tangkapan ikan dari nelayan di Bawean. "Selama ini hasil tangkapan ikan nelayan dijual kepada pembeli di tengah laut, itupun dengan harga yang sangat murah,"katanya.

Padahal menurutnya tangkapan ikan layang yang diperoleh nelayan sangat layak dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan ikan nasional. "Melalui kegiatan yang bakal digelar nantinya bisa mencari seluruh potensi untuk dikembangkan kedepan,"ujarnya.

Adapun problematika yang dihadapi sekarang ini, yaitu keterbatasan listrik di Pulau Bawean. Padahal untuk pengembangan potensi yang ada dibutuhkan kesediaan listrik yang tercukupi. (bst)

Membangun Bawean dari Ibu Kota Jakarta, Gelar Workshop Properti



Persatuan Saudagar Bawean (PSB) menggelar kegiatan workshop property dan pengembangan pariwisata di Pulau Bawean, tanggal 18 Juli 2018 bertempat di Kinanti Building Jakarta.

Hadir Pengurus PSB bersama tokoh Pulau Bawean dari berbagai daerah di nusantara, diantaranya Jazilul Fawaid anggota DPR RI dapil Gresik dan Lamongan, juga Yahya Zaini Pengurus Partai Golkar Pusat.

Kegiatan yang diperkarsai oleh Ahsanul Haq sebagai Direktur Finance Kinanti Group bertujuan mengenalkan bisnis property kepada pelaku bisnis yang berasal dari Bawean.

Dalam sambutannya Ahsanul Haq memaparkan tujuan kegiatan dilaksanakan, serta menjelaskan problematika atau persoalan yang seringkali kerap dihadapi dalam pengembangan daerah asalnya.

Sementara Ir. Asy'ari menyatakan bangga atas diselenggarakan kegiatan di ibu kota Jakarta.

Dalam workshop dibahas oleh nara sumber tentang bisnis property dan cara memulai bisnis perumahan.

Pembicara yang hadir yaitu Hirwadi Jakfar dari Bank BTN, M. Sulhan Fauzi pelaku bisnis property, Kadin, DPP REI dan BPJS Naker. (bst)

Mahasiswa STAIHA Bawean Gelar KKN di Pulau Jawa




Sekolah Tinggi Agama Islam Hasan Jufri (STAIHA) Pulau Bawean Gresik menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-6 tahun 2018. Kegiatan KKN dilepas di Pendopo kecamatan Sangkapura oleh Abdul Adim Camat Sangkapura, hari jumat (20/7).

KKN tahun ini digelar di kecamatan Sangkapura dan kecamatan Balongpanggang Gresik. Rinciannya 3 tempat di Kecamatan Sangkapura, yaitu dusun Made desa Pudakitbarat, dusun Kuduk-kuduk desa Patarselamat, dan dusun Balikbak gunung desa Gunungteguh.

Sedangkan di kecamatan Balongpanggang, yaitu dusun Peneng desa Tanah Landean, dan dusun Gogor desa Wonorejo.

Ali Asyhar Ketua STAIHA Bawean mengatakan ada 58 orang sebagai peserta KKN, dari 4 prodi, yaitu muamalah, hukum ekonomi syariah, manajemen pendidikan Islam dan pendidikan Islam.

Adapun waktu pelaksanaan KKN selama 5 Minggu, mulai tanggal 23 Juli sampai dengan 27 Agustus 2018.

"Harapannya, semoga mahasiswa bisa belajar kehidupan riil di masyarakat untuk mencetak enterpreneur, pengusaha dan wirausaha yang handal,"pungkasnya. (bst)

3 Nelayan Tuban Selamat dari Tragedi Maut di Perairan Bawean


Sebanyak tiga nelayan asal Desa Tambakboyo, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban selamat dari tragedi maut setelah perahunya terguling akibat diterjang gelombang tinggi disekitar perairan Bawean Gresik.

Kasiyanto, Moh.Arifin, dan Tanto Jiran Asrori, berhasil diselamatkan oleh Awak Kapal Trans Power 209 yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Kita bersama Forkopimka dan pihak terkait lainnya telah menerima ketiga koran laka laut dalam kondisi selamat di kantor kecamatan pada Selasa malam,” kata Didik Purwanto, Camat Tambakboyo, Rabu, (11/7/2018).

Berdasarkan informasi, sebelum kejadian ketiga nelayan itu sedang berlayar dari pelabuhan Holcim pabrik Tuban menuju Banjarmasin, Minggu malam, (8/7/2018).

Ditengah perjalanan mencari ikan, perahu yang digunakan nelayan itu terbalik karena diterjang tingginya gelombang air laut disekitar perairan bawean Gresik. Akibatnya, perahu rusak, tenggelam, dan ketiga nelayan terapung-apung selama tiga jam lebih ditengah laut.

Beruntung dalam kejadian itu diketahui awak Kapal Trans Power 209 dengan kapten Kapal, Roby yang melintas dilokasi kejadian. Selanjutnya, ketiga korban diselamatkan dan dibawa menuju Gresik dengan naik kapal feri, Senin, (9/7/2018) sekitar pukul 10.00 Wib.

“Setelah sampai di pelabuhan Gresik, korban menghubungi keluarga. Kemudian Polairud Gresik menyerahkan korban kepada Kadeas Tambakboyo,” beber Camat Tambakboyo.

Setelah itu, Forkopimka Tambakboyo bersama pengurus ranting himpunan nelayan seluruh Indonesia Tambakboyo dan keluarga menunggu kedatangan korban di kantor kecamatan setempat. (mus/roh)

Sumber : Halo Pantura

Cara Membuat Koncok-Koncok Bawean


Siapa yang tidak kenal atau tidak tau Pulau Bawean? Pulau yang berada di Kabupaten Gresik Jawa Timur ini memiliki 2 Kecamatan, yaitu Kecamatan Tambak dan Kecamatan Sangkapura. Dengan tempat pelabuhan yang berada di Kecamatan Sangkapura.

Nah, ada yang khas di Pulau Bawean ini, yaitu kulinernya. Koncok koncok, ya kuliner khas dari bawean yang berbahan dasar ikan laut ini menjadi makanan khas bagi orang bawean. Karena sebagian besar orang Bawean sangat menyukai makanan yang berbahan dasar dari ikan laut tersebut.

Tidak hanya menjadi makanan khas orang asli Bawean, koncok koncok juga menjadi oleh oleh bagi orang yang berkunjung di Pulau Bawean tersebut. Mengapa di sebut koncok koncok? Awalnya koncok koncok ini bagian ujung yang akan di jadikan kerupuk. Arti koncok sendiri yaitu ujung.

Pisahkan daging ikan laut dengan tulangnya, lalu haluskan ikan laut, setelah halus ikan dicampuri dengan tepung kanji, dan garam secukupnya. Setelah itu diuleni sampai ikan dan tepungnya tercampur rata. Setelah tepung dan ikan tercampur rata dibentuk memanjang kemudian dibungkus dengan daun pisang.

Lalu adonan yang sudah dibungkus dengan daun pisang tersebut di kukus. Mengukusnya sengaja menggunakan daun pisang agar aroma koncok koncok enak dan terhindar dari bahan melamin. Setelah adonan yang dikukus matang (ditandai dengan adonan menjadi lemas) tunggu beberapa menit hingga adonan dingin dan siap untuk di goreng. Dan jangan lupa untuk melepas koncok koncok dari daun pisang terlebih dahulu.

Untuk soal gizi jangan di ragukan lagi. Koncok koncok kaya akan gizi karena berbahan dasar ikan laut. Yang banyak di ketahui, bahwa ikan laut sangat kaya akan gizi yang bermanfaat bagi tubuh.

Dibuat Oleh: Novila Indriawati
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Bangkai Kapal MV Tungkal Samudra Bakal Dilelang


Lama tak terdengar, Kapal Motor MV Tungkal Samudra 01 milik Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dipastikan segera dilelang.Kapal yang dibeli seharga Rp 14 Miliar pada 2002 itu, sempat disewa untuk angkutan penumpang tujuan ke Pulau Bawean.

Namun kapal mewah ini lebih banyak bersandar di pelabuhan Gresik, Jawa Timur sejak 2015 dalam kondisi rusak parah. ‎ Kepastian itu disampaikan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanjab Barat, Rajiun Sitohang.

Dia menyebutkan, jika kondisi kapal cepat ini sudah rusak parah. Banyak sudah bagian-bagian kapal yang keropos. Bahkan, bagian dek dan body kapal sudah ambruk dan berlumut. ‎Menurutnya, perintah lelang itu atas perintah dan arahan Bupati Tanjab Barat, Safrial.

"Kapal itu sudah tidak bisa diapa-apakan lagi. Memang harus segera dijual," ujarnya di Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Selasa (10/7).

Terkait kasus hukum yang sempat membelit Kapal MV Tungkal Samudra tersebut, dia menjelaskan, Pemkab sudah meminta surat pernyataan clean and clear dari Kepolisian dan Kejaksaan.

Isi dari surat itu adalah, bahwa dua instansi vertikal tersebut menyatakan, tidak ada persoalan jika ingin melelang kapal itu.

"Walau kita sudah ada surat itu, tapi saya tetap memerintahkan bawahan saya untuk menelaah isi kedua surat itu ke bagian hukum baru kemudian didisposisi ke kabidnya. Surat itu sudah 4 hari yang lalu saya buat," beber Rajiun.

Untuk lelang ini, pihaknya akan meminta bantuan KPKNL supaya bisa menghitung nilai kapal yang dibeli tahun 2004 silam tersebut.

"Nanti kita surati KPKNL. Berapa nilai yang layak untuk kapal itu. Kalau ada yang mau beli sampai miliaran wah sudah hebat sekali itu," tandasnya. (IMC02)

Reporter : Hengky

Sumber IMC News

 
Copyright © 2015 Media Bawean. All Rights Reserved. Powered by INFO Bawean