Tidak Ada Kompromi Dalam Kasus Pengancaman
Media Bawean, 18 November 2008
Menyikapi laporan kami ke Polsek Sangkapura tanggal 6 November 2008, maka kami sebagai pelapor tetap akan melanjutkan kasus ini sampai tuntas di pengadilan. Tidak ada istilah kompromi atau damai dalam persoalan kasus pengancaman yang dilakukan oleh Dedi (Satpol PP) kepada kami.
Selama ini kami menunggu penyempurnaan berkas yang ada, bukan menunggu untuk kompromi atau damai. Maka sudah saat Polsek Sangkapura untuk secepatnya mengirim berkas tersebut kepada pihak yang berwenang selanjutnya.
Di kantor Telkom Bawean (6/11) saat kejadian sangatlah ramai orang yang berada di TKP, tapi kenapa saksi masih dianggap lemah oleh pihak Polsek Sangkapura. Mohon dengan hormat kepada penegak hukum di Pulau Bawean untuk segera mengusut tuntas dan serius untuk melanjutkan laporan yang sudah kami laporkan ke Polsek Sangkapura. Media Bawean Lapor Ke Polsek Sangkapura (bst)
Menyikapi laporan kami ke Polsek Sangkapura tanggal 6 November 2008, maka kami sebagai pelapor tetap akan melanjutkan kasus ini sampai tuntas di pengadilan. Tidak ada istilah kompromi atau damai dalam persoalan kasus pengancaman yang dilakukan oleh Dedi (Satpol PP) kepada kami.
Selama ini kami menunggu penyempurnaan berkas yang ada, bukan menunggu untuk kompromi atau damai. Maka sudah saat Polsek Sangkapura untuk secepatnya mengirim berkas tersebut kepada pihak yang berwenang selanjutnya.
Di kantor Telkom Bawean (6/11) saat kejadian sangatlah ramai orang yang berada di TKP, tapi kenapa saksi masih dianggap lemah oleh pihak Polsek Sangkapura. Mohon dengan hormat kepada penegak hukum di Pulau Bawean untuk segera mengusut tuntas dan serius untuk melanjutkan laporan yang sudah kami laporkan ke Polsek Sangkapura. Media Bawean Lapor Ke Polsek Sangkapura (bst)


















































8 komentar:
usut tuntas pak polisi utk efek jera preman dlm birokrasi. disaat polisi getol basmi preman, preman birokrasi wajib diproses jg, jgn preman jalanan sj yang ditangkap.
mungkin mereka belum mengerti jurnalistik dan butuh waktu
pak polisi adili segera orang mengancam editor Media Bawean,jangan di biarkan begitu,jika di biarkan begitu esok-esok bisa ngancam orang lain lagi.
Ini untuk perhatian agar mereka jera dan kapok ,saya amat mendukung MB,sekiranya ada perakasaa hukum yang memang ada muatan lain saya akan mendesak untuk segera di adili sampai meja hijau.negara kami ada undang-undang tidak boleh seinaknya si tersangkak mengancan sebegitu.
Salam pak polisi adili si pengancam Mb itu jangan di biarkan sesuka hatinya.
Mas basit tolong Web Media Bawean di baiki dong,sekarang saya lihat Mb kok tambah gak baik ,membuka ajah kadang-kadang susa deh
kenapa sih untuk kasus semacam ini di besar-besarkan...dan saya melihat..seolah-olah basit mencari pendukung lewat medianya sehinggah orang yang sudah membaca dan mengetahui kasus atau peristiwa ini akan kasihan dan iba pada basit...sehingga orang tersebut akan mendukung basit....mungkin masalah semacam ini sebaiknya tidak berlarut-larut...tanpakkan sikap kita sebagai orang bawean....yang terkenal ramah dan paguyuban....jangan saling menunjukkan taring yang kita miliki..memang negara kita adalah naegara hukum apakah tidak ada jalan lain selain jalan itu...kalau memang ini kasus pribadi kenapa harus muncul dan seolah-olah mencari pendukung...buat basit..berfikirlah anda melihat dan merenung kan tindakan anda yang selalu membeberkan kejelakan di media anda....apakah anda tidak telintas...bagaimana jika kejelekaan anda di tayangkan di media juga bagaimana perasaan anda...mungkin orang tidak banyak tau dengan anda...tetapi bagaimana dengan orang-orang yang tau tindak tanduk anda jika membeberkan kejelekan anda...terimakasih..harap di renungkan tulisan ini
Terimakasih, mohon maaf bila kami dianggap untuk mencari pendukung atapuan lainnya. Terusterang kasus ini adalah taruhan untuk saya, bahwa saya dalam melaporkan kasus bukan untuk mencari nominal ataupun uang. Maka berita ini akan kami cukupkan disini, dengan mengucapkan bismillahirahmanirrahim Kasus ini kami lanjutkan sampai pengadilan. Terimakasih. Dari Basit
kalau anda sudah nyadar baguslah....ini masalah pribadi anda jangan di munculkan di media bawean. ya walaupun media ini milik anda
premanisme ya tetap premanisme Bung, dan wajib semua warga Bawean tahu perkara ini...Jadi wajib dong dimuat di media bawean setiap perkembangan kasusnya. Memang kita mau Bawean tetap jadi "surga" bagi Birokrasi yang mengedepankan tindakan2 premanisme? Ini bukan zaman monarki lagi Bung, Silahkan angkat kaki kalau tidak sepakat dengan DEMOKRASI !!!!
Masalah pribadi, anda bodoh yach. masalah diawali dgn kantor kecamatan tutup jam 13.30 wib. dmn ingatan Anda Bung. silahkan Bung Basit muat semua berita di bwn. Hidup MB.
Post a Comment