Peristiwa    Politik    Sosial    Budaya    Seni    Bahasa    Olahraga    Ekonomi    Pariwisata    Kuliner    Pilkada   
300x210
250x250

adsbybawean

Dua Produk Andalan Bapisnu I Daun

Media Bawean, 31 Oktober 2008

Gedung Bapisnu I Daun

Dokter Dodik Handoyono di Ruang Kerjanya

Dokter Dodik Handoyono Sedang Memeriksa Pasien

Perawat Bapisnu I daun Sedang Memeriksa Pasien


Ruang Obat Pasien

Balai Pengobatan Nahdlatul Ulama (Bapisnu) I Daun memiliki dua produk andalan, yaitu Kamis Sehat dan Pengobatan Keliling. Kamis sehat adalah pengobatan khusus warga Ranting NU Daun, yang setiap minggunya 40 sampai 20 orang yang datang ke Bapisnu untuk periksa.

Sedangkan Pengobatan Keliling, yaitu setiap bulan secara rutin berkunjung satu kampung dalam wilayah MWC Daun. Dalam pengobatan keliling melayani khitanan dan pengobatan.

Menurut Dokter Dodik Handoyono, mengatakan, "Sejak program kamis sehat diprogramkan, ternyata sambutan warga luar biasa dan setiap kamis pasien ada 20 sampai 40 yang datang ke Bapisnu untuk berobat," katanya.

"Program pengobatan keliling secara rutin tiap bulan ke setiap daerah dalam wilayah MWC daun, juga sambutan warga sangat banyak yang berobat. Sedangkan khitanan juga banyak dengan tarif Rp.50ribu, yang di Jawa biaya khitanan laser Rp.250.000," jelas Dokter Dodik.

Bagaimana bila si pasien kurang mampu? Dokter Dodik menjawab,"Harus mendapat surat dari Kepala Dusun, terus Ketua Ranting dan Ketua MWC, bila si paseien betul-betul tidak mampu, maka gratis total biaya pengobatan. Tapi kita bisa melihat kondisi si pasien dengan latar belakangnya" paparnya.

"Untuk peralatan sudah banyak perkembangan dibanding awal masuk di Bapisnu Daun, contohnya barusan pengurus bapisnu PCNU Bawean sudah membelikan alat seharga 4 juta, ucapnya.

Sementara Dokter Dodik mengeluhkan dengan masih maraknya warga Bawean yang berobat secara alternatif ke dukun, khususnya dalam proses kehamilan.

Ketua PCNU Bawean Ir. H. Syarifull Mizan menjawab keluhan Dokter Dodik, "Bapisnu akan segera mendirikan rumah sakit bersalin, untuk pertama akan dibangun di Bapisnu Tambak," kata H. Mizan. (bst)

Maju Sebagai Caleg Dengan Dukungan 3.600 Keluarga

Media Bawean, 31 Oktober 2008

Rumli, SE maju sebagai Caleg Partai Golkar Nomor 4 Dapil Bawean. Partai Golkar dengan sistem suara terbanyak, jadi nomor urut tidak menjadi persoalan untuk menghantarkannya sebagai calon anggota dewan.

Menurut Rumli, SE. mengatakan, "Kami optimis bisa meraih 1 kursi di Dapil Bawean dengan dukungan 3.600 orang keluarganya. Keluarganya tersebar di seluruh Bawean, terutama Sangkapura, Tambak, Tanjungori dan Telukjatidawang," ucap Rumli.

Kenapa Rumli memilih Partai Golkar sebagai kendaraannya?, Rumli menjawab, "Memilih Partai Golkar karena melihat perkembangan dan prospeknya akan lebih baik daripada yang lain," jelasnya.

Sedangkan visi dan misi Rumli, SE. yaitu "Membangun Bawean Kedepan Kearah Yang Lebih Baik,". (bst)

Kantor Kecamatan Sangkapura Tutup Jam 13.30 WIB

Media Bawean, 30 Oktober 2008

Dari Luar Tampak Pintu Kantor Kecamatan Tutup

Pintu Pagar Kantor Kecamatan Ditutup

Menurut pantauan Media Bawean hari ini (30/10), Jam 13.30 WIB kantor Kecamatan Sangkapura Kabupaten Gresik sudah tutup. Pintu pagar juga dikunci, sedangkan pintu didalampun dikunci. Lalu dimanakah semua pegawai kecamatan?

Jam 13:35 WIB Media Bawean sms Camat Sangkapura :
Isinya : Jam 13:30 WIB kantor kecamatan kok sudah tutup

Jam 14:28 WIB Camat Sangkapura Menjawab SMS :
Isinya : Kamu malam tadi tdk ke kantor(ngelembur) sy ber sama teman-2 kasi dan staf pembinan ke ds suwari,itu mulai hr ini,pernakah kamu melihat kantor pegawainya bisnis

Operasi Polsek Sangkapura

Media Bawean, 30 Oktober 2008

Kapolsek Sangkapura AKP. H.Zamzami

Operasi Polsek Sangkapura

Ketua LP. Ma'arif (Halim) terjaring Operasi

Siswa SMAN Sangkapura terjaring Operasi

Santri Putri Hasan Jufri terjaring Operasi

Ibu Dari Pasar terjaring Operasi

Siap Pak, Surat-Surat Lengkap

Aduh Pusing, Surat Ketinggalan Di Rumah

Siap Pak, Surat-Surat Lengkap

Operasi Polsek Sangkapura (30/10) digelar di Dermaga Baru wilayah perikanan Sungai Teluk. Dari hasil operasi banyak sepeda motor dan mobil ditahan, karena tidak membawa surat-surat kendaraan dan SIM. Operasi bersamaan dengan keberangkatan Kapal Ekpress Bahari 8B dari Bawean - Gresik.

Menurut Kapolsek Sangkapura, AKP. H. Zamzami, mengatakan," Operasi rutin dilakukan seminggu sekali dengan tempat yang berbeda-beda," katanya.

"Dalam operasi dilakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan bermotor dan SIM. Jika surat lupa, maka harus diambil dulu sebagai alat bukti kepemilikan. Sedangkan surat kendaraan yang mati, dianjurkan untuk menghidupkan secepatnya," jelas Kapolsek.
(bst)

Zainal Abidin Dikirim Hari Ini Ke Gresik

Media Bawean, 30 Oktober 2008

Bakis Aisyiyah Terkendala Modal

Media Bawean, 29 Oktober 2008

Usaha Balai Kesehatan dibutuhkan modal besar untuk bisa memberikan pelayanan terbaik pada pasiennya.

Direktur Balai Kesehatan Islam (Bakis) Aisyiyah Sangkapura, H. Abdul Malik Anwar kepada Media Bawean (28/10), menyatakan," Sebenarnya impian kami untuk bisa membangun rumah sakit yang layak di Pulau Bawean. Tapi selama ini kendala modal yang harus disediakan sangat besar," katanya.

"Usaha sudah kami lakukan, tapi tetap seperti itu saja. Semua balai kesehatan termasuk Puskesmas yang ada pelayanan medisnya sama, sehingga rujukan pasien pasti ke Rumah Sakit Bunder di Gresik ataupun RS. Aisyiyah, RS. Semen Gresik dan RS. Petrokimia Gresik dan lainnya," Ucap H. Malik.

"Bila dirujuk ke Gresik secara otomatis biaya yang dikeluarkan sangat besar, untuk biaya transpotasi, penginapan dan lainnya. Ini yang menjadi cita-cita kami untuk membangun Rumah Sakit di Pulau Bawean," jelasnya.

"Di Bakis sendiri bila ada pasien yang tidak mampu akan mendapat keringanan biaya dengan mengambil keuntungan dari Bakis setiap bulan. Bila si pasien tetap tidak mampu membayarnya secara total, maka kami dengan teman-teman urunan untuk menutupi pembiayannya. Bila ditanggungkan kepada Bakis semua, bisa jadi Bakis tutup secepatnya," paparnya.

"Sebenarnya dana kematian dari Pemkab Gresik, lebih efektif diberikan kepada orang sakit yang tidak mampu dalam pembiayaan. Sebab dana kematian terkadang yang mampu mendapat dana santunan, sedangkan bila si miskin yang meninggal dunia terkadang terlupakan," harapan H. Malik. (bst)

Balai Kesehatan Islam (Bakis) Aisyiyah Sangkapura

Media Bawean, 29 Oktober 2008

Pintu Masuk Balai Kesehatan Islam Aisyiyah

Balai Kesehatan Islam AisyiyahGedung Balai Kesehatan Islam Aisyiyah

Ruang Penjaga Balai Kesehatan Islam Aisyiyah

Ruang Tunggu Balai Kesehatan Islam Aisyiyah

Ruang Dokter Balai Kesehatan Islam Aisyiyah

Ruang Lab Balai Kesehatan Islam Aisyiyah

Ruang Pasien Balai Kesehatan Islam Aisyiyah

Ruang Pasien Balai Kesehatan Islam Aisyiyah

Masjid Depan Balai Kesehatan Islam Aisyiyah

Ruang Tunggu Rawat Inap Balai Kesehatan Islam Aisyiyah

Tersangka Pembunuhan Di Patar Selamat Dikirim Besok

Media Bawean, 29 Oktober 2008

Tersangka pembunuhan di desa Patarselamat Sangkapura yaitu Zainal Abidin (23 Th) dengan korban terbunuh Sarifih (42 Th) pada tanggal 3 September 2008, akan dikirim besok ke Gresik (30/10).

Menurut AKP. H. Zamzami kepada Media Bawean di Kantor Polsek Sangkapura, mengatakan," Zainal Abidin dikirim besok (30/10) ke Kasi Pidum kejaksaan Negeri (Kejari Gresik), berkas sudah P21" katanya.

"Dalam berkas Zainal melanggar KUHP Pasal 351 ayat 3 yaitu penganiayaan yang menyebabkan nyawa orang meninggaldunia, dengan ancaman 5 tahun penjara dan Pasal 338 KUHP, dengan ancaman 15 tahun penjara," ujar Kapolsek Sangkapura. (bst)

Telkom Fleksi Rencana Bangun 3 BTS Di Pulau Bawean

Media Bawean 29 Oktober 2008

Rombongan Telkom Fleksi Di Kantor Telkom Bawean

Rombongan Telkom Fleksi Saat Wawancara Dengan Media Bawean

Rombongan Telkom Fleksi Saat Tiba Di Dermaga Pulau Bawean

Rombongan Telkom Fleksi Saat Tiba Di Dermaga Pulau Bawean

Idaman warga Pulau Bawean untuk bisa menikmati jaringan seluler telkom fleksi akan segera terwujud dengan datangnya tim dari Surabaya ke Pulau Bawean hari ini (29/10).

Keinginan warga dengan Telkom Fleksi dibuktikan satu tahun lalu di desa Daun ada oknum mengatasnamakan Telkom Fleksi berhasil menipu ratusan juta uang warga yang ingin investasi didalamnya.

Menurut Koordinator Tim Telkom Fleksi, mengatakan, "Persoalan ada oknum yang mengatasnamakan Telkom Fleksi menipu masyarakat itu diluar dari kami," ujarnya.

"Sebenarnya Fleksi direncanakan beberapa tahun yang lalu untuk kring di Pulau Bawean, tapi kendalanya listrik dari PLN belum dapat tambahan," ucapnya.

"Rencana sekarang Fleksi akan membangun 3 BTS yaitu BTS Sangkapura, BTS Daun, dan BTS Tambak, sekarang masih survei lapangan," jelasnya kepada Media Bawean di Kantor Telkom Bawean.

"Untuk kring akan diusahakan secepatanya, agar warga Bawean segera bisa menikmati Telkom Fleksi. Sedangkan kode area yang digunakan untuk Pulau Bawean yaitu 0325," tambahnya. (bst)

Logistik Pilgub Jatim Tiba Di Pulau Bawean

Media Bawean, 29 Oktober 2008

PPK Sangkapura Dan PPK Tambak Saat Di Dermaga Sangkapura

Logistik Pilgub Diangkut Kapal Ekpress Bahari 8B tiba Di Bawean (29/10)

Dari Dermaga Diangkut Mobil Dinas Kecamatan Sangkapura

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur putaran kedua akan dilaksanakan selasa (4/11). Persiapan di Pulau Bawean hari ini (29/10) menerima logistik dari KPU Gresik ke PPK Sangkapura dan PPK Tambak. Logistik Pilgub tiba di Pulau Bawean diangkut oleh Kapal Ekpress Bahari 8 B. (bst)

Gedung SD Dibuat Balai Desa Mangkrak

Media Bawean, 28 Oktober 2008

Balai Desa Pudakit Timur Mangkrak

Balai Desa Pudakit Timur dibangun dengan membongkar 3 lokal kelas SDN dari 4 lokal kelas yang dropping.

Dalam surat Kepala Cabang Dinas P dan K Kecamatan Sangkapura nomor 421.2/514/403.53.17/2006 menyatakan tidak keberatan untuk ditempati kantor Balai Desa Pudakit Timur, dengan catatan :
a. Dapat merawat bangunan yang ada b. Dapat bekerja sama yang baik dengan Penyelenggara (Kepala Sekolah, Staf dan Pengurus Komite) SDN Pudakit Timur II yang ada, dalam arti memberi izin lebih dari pada orang lain apalagi akan menggunakan lapangan olahraga yang ada dan lain-lain.

Poin a yaitu dapat merawat bangunan yang ada, ternyata bangunan 4 kelas yang dirobohkan 3 kelas untuk Balai Desa mangkrak. Menurut H. Misbah tokoh masyarakat Pudakit Timur, mengatakan, " Ini adalah termasuk pengrusakan aset negara, maka wajib diproses sesuai hukum," ucapnya.

Sedangkan pihak ahli waris yang memawakafkan tanah hanya membenarkan untuk tempat pendidikan, bukan untuk yang lainnya. Sebagaimana surat pernyataan dibawah.

Surat Pernyataan Ahli Waris

Puskesmas Sepi Dapat Askeskin, Bapisnu Ramai Belum Dapat Askeskin

Media Bawean, 28 Oktober 2008

Balai Pengobatan Nahdlatul Ulama (Bapisnu) di Pulau Bawean ada tiga tempat, yaitu di Sangkapura, Daun dan Tambak. Setiap bulan pasien yang masuk rata-rata 500 orang di setiap Bapisnu.

Menurut Ketua PCNU Bawean, Ir. H. Syariful Mizan, mengatakan, "Dengan banyaknya pasien yang berkunjung ke Bapisnu, sudah selayaknya Pemkab memberikan askseskin khusus buat pasien. Kematian saja dapat bantuan, seharusnya warga yang sakit juga dapat bantuan dong," ucapnya

"Bapisnu juga memberikan keringanan bagi pasein yang tidak mampu, termasuk biaya inap dan dokter. Tapi seyogyanya Pemerintah memberikan bantuan juga kepada pasein yang tidak mampu," ujarnya.

"Dalam perkembangannya Bapisnu di Daun sudah memberikan kontribusi setiap bulan pada Ranting NU Daun Rp. 400-500 ribu tiap bulan, termasuk MWC Tambak dari Bapisnu dapat Rp. 400-500 ribu," jelas H. Mizan.

"Sedangkan bantuan dari Pemerintah untuk Bapisnu sampai sekarang belum ada, sudah seharusnya Pemerintah membantu untuk Bapisnu baik askeskin maupun tenaga dokter yang sangat kesulitan untuk mendapatkannya," papar H. Mizan.

"Bila dibandingkan antara pasien Bapisnu dengan Puskesmas, justru lebih banyak berkunjung ke Bapisnu meskipun Puskesmas dapat askeskin. Ini bukti kongkrit penerimaan masyarakat masih memilih Bapisnu yang seharusnya mendapat askekskin dari pemerintah," tambah H. Mizan (bst)

 
Copyright © 2015 Media Bawean. All Rights Reserved. Powered by INFO Bawean