Archive Pages Design$type=blogging

iklan pos

Mengunjungi Bandara Bawean

Media Bawean, 16 Oktober 2009 Oleh : M. Riza Fahlevi M. Riza Fahlevi Di Lapter Bawean Terhitung ha...

Media Bawean, 16 Oktober 2009

Oleh : M. Riza Fahlevi


M. Riza Fahlevi Di Lapter Bawean

Terhitung hari Senin 28 September - Kamis 8 Oktober, saya berlibur ke Pulau Bawean. Banyak kisah unik yang berhasil saya rangkum di pulau yang berada 80 mil utara Jawa Timur itu. Seperti kisah saat saya Mengunjungi Bandara Bawean, daerah Tanjungori, Tambak.

Setelah bersepeda motor dari Sangkapura menempuh jarak 25 kilo bersama Pemred Media Bawean, sekitar 1 jam lebih melintasi rusaknya jalan lingkar dengan lubang lubang besar, batu tajam bak medan off-road, akhirnya saya tiba juga di lapangan terbang Bawean, Sabtu (4/10).

Lapangan terbang Pulau Bawean terletak di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak. Pembangunan bandara ini dimulai pada tahun 2007, dengan panjang landasan pacu 900 meter.

Ide pembuatan bandara ini bermula saat bisnismen asal Singapura dan Malaysia mengadakan pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur kala itu, Imam Utomo.

Mereka mengatakan pada Gubernur, mengapa di Bawean tak dibangun bandara saja, sehingga jarak tempuh antara Surabaya dan pulau tersebut akan lebih singkat dan mudah dibanding dengan kapal.

Dengan pesawat udara, hanya membutuhkan waktu 15 menit saja. Bendingkan dengan kapal laut yang memakan waktu 3 jam. Lebih dari 10 kali lipatnya.

Dari sinilah, kemudian pada awal Januari, tim dari Institut Tehnologi Surabaya turun melakukan pengkajian hingga akhirnya ditemukan lokasi yang cocok di dekat tebing di Tanjungori.

Saat saya ke sana, kondisinya masih dalam pengerjaan. Sudah 60 persen selesai, sudah pula lengkap dengan terminal penumpang baik deperture maupun arrival.

Untuk menuju terminal itu, dari jalan utama masih harus masuk ke dalam sekitar 2 kiloan. Kondisinya cukup baik. Tinggal perluasan landasan pacu saja yang masih terkendala. Konon masalah pembebasan lahan-lah yang membuat hal ini berlarut-larut.

Mumpung masih dalam pengerjaan, saya melihat langsung ke landasan pacunya. Wow, cukup luas. Dari kondisi fisiknya landasan ini hanya diperuntukkan untuk pesawat jenis Fokker 50. Karena bila melayani boeing atau air bus, masih kurang panjang dan luas lagi.

Namun, saya rasa cukuplah untuk membuka isolasi ini.

Sesampainya di landasan pacu tiu, saya turun dari sepeda motor. Tak sadar, tubuh ini luruh mengucap sujud syukur, lalu saya menelentangkan badan di atas aspalnya.

Kepanasan? Ya iyalah, saat itu tepat pukul 12.00, saat matahari menampakkan kegarangannya. Mana pada tanggal tersebut, jarak rotasinya lebih dekat dengan khatulistiwa, lagi.

Melihat aksi saya ini, Basit, terheran-heran. Dasar wartawan, secepat kilat dia mengambil kamera poketnya, lalu jepret, jepret, dia mengambil gambar saya.

Usai melakukan sksi ini, saya mengajak Basit meninjau ujung landasan. Dari sini saya tahu, ternyata bandara ini dibangun di atas tebing.

Dari atas sini view-nya sangat indah. Saya bisa melihat indahnya panorama alam Bawean, dengan pantai berpasir putih, dan sederet kapal-kapal nelayan berjejer didekat perkampungan.

Subhanallah. Allah ternyata sungguh baik, dengan memberikan penduduk pulau Bawean alam yang begitu indah, kaya dan ramah. Sayapun bertasbih, tahlil dan tahmid.

Setelah itu, saya memanggil Basit. ”Lihatlah Pak! Lihatlah! Inilah kunci kemakmuran pulau kita!” seru saya. Basit menyimak.

Lalu saya menjelaskan, bahwa tak mungkin pemerintah pusat mengucurkan uang miliaran rupiah untuk membangun lapangan terbang di sebuah pulau terpencil semacam Bawean, bila tak ada apa-apanya. ”Di beberapa kabupaten di Kepulauan Riau saja, tak semuanya memiliki lapangan terbang,” ujar saya.

Dari sinilah, nanti potensi Bawean akan tergali, pendapatan asli daerah akan terbantu, sehingga bisa membuat status pulau ini bisa saja naik.

Lalu saya menceritakan pertemuan saya dengan Gus Dur tahun 2008 lalu. Menurutnya, Bawean bisa maju asal tiap hari harus ada penerbangan. ”Ya, nantinya ada pesawat terbang dari Bawean menuju Sembilangan, yang berada di pantai barat Madura,” jawab Gus Dur.

Beberapa profesor yang ikut nimbrung dalam diskusi kami saat itu menimpali, bahwa Bawean memiliki sumber kelautan yang sangat baik. Bila Kenjeran saja bisa makmur hanya memanfaatkan selat Madura, Bawean pasti lebih bisa lagi. Karena potensi kelautannya lebih besar dan banyak.

Bahkan kabarnya, nantinya Bawean akan menjadi hub dan pusat industri maritim dan hortikultura di Indonesia bagian Barat. Hal ini akan mengulang kejayaan Bawean di masa penjajahan Belanda lampau, yang memang diperuntukkan untuk itu.

Berasal dari inilah kenapa saat ini di Bawean banyak ditinggali multi etnis, mulai Palembang hingga Mandar.

Kini, tinggal mencari investornya saja. Cara yang paling mudah, dengan menggalakkan pariwisata. Dari sinilah mereka akan masuk.

Berbicara soal potensi wisata Bawean, sunguh kaya. Tinggal dikelola saja. Pantainya landai dan bersih, penduduknya baik dan ramah, kulinernya mantap mantap, apa lagi? Mau mandi air panas? Ada. Mau mandi air terjun? Bisa.

Atau mau melakukan outbound di danau, hiking, tracking, rappeling hingga puncak gunung? Tinggal pilih saja, Bawean banyak memiliki gunung. Jumlahnya konon sampai 99 buah. Setara asmaul husna. Luar biasa.

Bagi yang suka diving, fishing, ah itu sih kecil. Di sini tak kalah indahnya dan asyiknya. Apalagi bicara soal fishing, tak usah kelaut dalam, di dermaga saja, Anda sudah bisa mendapat ikan kakap merah.

Terumbu karangnya juga bagus, khususnya di pantai Mayangkara dan beberapa pulau kecil, seperti Nusa, Cina, Karabile, Noko, dan Gili.

Bila mau wisata kampung, macam Dorani homestay di Malaysia, atau wisata religi di sinilah surganya. Di pulau ini selain alamnya masih perawan, juga menyimpan banyak peninggalan bernilai religius dan sakral. Di sini ada gelebung, situs Nyai Zainab, hingga jherat lanjheng (kuburan panjang).

Cuma, semua potensi ini belumlah terekspos. Untuk itu, saya menyarankan agar para camat membikin lomba desa wisata. Caranya, tiap desa mengusulkan potensi wisata unggulannya. Potensi wisata ini, selanjutnya dikelola desa masing-masing.

Tentu ini kan baik, karena selain akan menambah pendapatan bagi desa yang bersangkutan, juga akan membuat potensi wisata Bawean kian dikenal dan bisa terorganisir dengan baik.

”Itulah mengapa tadi saya sampai sujud syukur Pak Basit. Ini sebagai rasa kecintaan saya terhadap pulau ini. Kita bisa lebih aju lagi, setara dengan daerah lain,” jelas saya. Basit pun mafhum.

Saya melanjutkan, tak usah terlalu jauh, keuntungan di depan mata saja dengan berdirinya bandara ini bagi penduduk, akan dapat menciptakan multy player effect yang baik.

”Dengan adanya bandara, nantinya akan banyak menyerap tenaga kerja dan lahan bisnis, mulai rumah makan, transportasi hingga penginapan. Bahkan bisa jadi akan mengubah ‘naga bisnis’ pulau Bawean dari Sangkapura, ke Tambak!”

COMMENTS

Nama

ADV. MEDIA BAWEAN BAWEAN AKTIVITAS BAWEAN AMIL ZAKAT BAWEAN ANAK BAWEAN ARTIS BAWEAN BAHASA BAWEAN BERITA BAWEAN BUKU BAWEAN CERITA BAWEAN CUACA BAWEAN DALAM TULISAN BAWEAN DERMAGA BAWEAN DESA BALIKTERUS BAWEAN DESA BULULANJUANG BAWEAN DESA DAUN BAWEAN DESA DEKATAGUNG BAWEAN DESA DIPONGGO BAWEAN DESA GELAM BAWEAN DESA GREJEK BAWEAN DESA GUNUNGTEGUH BAWEAN DESA KALOMPANGGUBUK BAWEAN DESA KEBUNTELUKDALAM BAWEAN DESA KEPUHLEGUNDI BAWEAN DESA KEPUHTELUK BAWEAN DESA KOMALASA BAWEAN DESA KOTAKUSUMA BAWEAN DESA LEBAK BAWEAN DESA PAROMAAN BAWEAN DESA PATARSELAMAT BAWEAN DESA PEKALONGAN BAWEAN DESA PUDAKIT BARAT BAWEAN DESA PUDAKIT TIMUR BAWEAN DESA SAWAHMULYA BAWEAN DESA SIDOGEDUNGBATU BAWEAN DESA SOKAONENG BAWEAN DESA SUKALELA BAWEAN DESA SUNGAIRUJING BAWEAN DESA SUNGAITELUK BAWEAN DESA SUWARI BAWEAN DESA TAMBAK BAWEAN DESA TANJUNGORI BAWEAN DESA TELUKJATIDAWANG BAWEAN DUKA CITA BAWEAN EKONOMI BAWEAN GALERI BAWEAN GRESIK BAWEAN HARAPAN BAWEAN HUTAN BAWEAN INFRASTRUKTUR BAWEAN INTERNATIONAL BAWEAN ISLAM BAWEAN KADO BAWEAN KAUM DHUAFA BAWEAN KECAMATAN SANGKAPURA BAWEAN KECAMATAN TAMBAK BAWEAN KESEHATAN BAWEAN KOMUNITAS BAWEAN KORAMIL BAWEAN KRIMINAL DAN HUKUM BAWEAN LAUT BAWEAN LINGKUNGAN BAWEAN LISTRIK BAWEAN MAHASISWA BAWEAN MAKANAN BAWEAN MENURUT MEREKA BAWEAN MUHAMMADIYAH BAWEAN NAHDLIYIN BAWEAN NELAYAN BAWEAN OLAHRAGA BAWEAN OPINI BAWEAN ORANG HILANG BAWEAN PAHLAWAN BAWEAN PEDULI BAWEAN PELAYANAN JASA BAWEAN PELAYANAN PUBLIK BAWEAN PEMERINTAHAN BAWEAN PENDIDIKAN BAWEAN PENGADILAN AGAMA BAWEAN PENGANTIN BAWEAN PEREMPUAN BAWEAN PERIKANAN BAWEAN PERISTIWA BAWEAN PERTANIAN BAWEAN PERTERNAKAN BAWEAN PHBN BAWEAN POLITIK BAWEAN POLSEK SANGKAPURA BAWEAN POLSEK TAMBAK BAWEAN PONPES BAWEAN PORSEMA BAWEAN PRAMUKA BAWEAN PRODUK UNGGULAN BAWEAN PROFESI BAWEAN PROGRAM PEMERINTAH BAWEAN RUMAH BAWEAN SEJARAH BAWEAN SERBA-SERBI BAWEAN SINGAPURA BAWEAN SOROTAN BAWEAN SOSIAL BAWEAN STATISTIK BAWEAN TELEKOMUNIKASI BAWEAN TOKOH BAWEAN TRANSPORTASI BAWEAN UNIK BAWEAN WISATA BERITA BERITA BOYAN BERITA GRESIK EKONOMI FOTO HIBURAN HUKUM INFRASTRUKTUR KELAUTAN KESEHATAN KISAH KOMUNITAS KORAN BATAM POS KORAN DUTA MASYARAKAT KORAN HARIAN BANGSA KORAN JAWA POS KORAN JAWA POS 2008 KORAN KOMPAS KORAN RADAR SURABAYA KORAN REPUBLIKA KORAN SINDO KORAN SUARA MERDEKA KORAN SURABAYA PAGI KORAN SURABAYA POST KORAN SURYA KORAN TEMPO Interaktif KULINER LAPORAN KONTRIBUTOR LIBURAN LINGKUNGAN LIPUTAN LEBARAN list LISTRIK LOMBA LOMBA FOTO LOMBA MENULIS KATEGORI PELAJAR LOMBA MENULIS KATEGORI UMUM LOMBA MENULIS MEDIA BAWEAN MAHASISWA MAMBAUL FALAH MUSIK n NAHDLIYIN OLAHRAGA PARIWISATA PEMERINTAHAN PENDIDIKAN PENDUDUK PERISTIWA PERTANIAN POLITIK PONPES HASAN JUFRI PORTAL BERITA ANTARA PORTAL BERITA ANTARA JATIM PORTAL BERITA JATIM PORTAL BERITA JATIM 2009 PORTAL CYBERITA ONLINE PORTAL DETIK SURABAYA PORTAL OKEZONE PROFESI PROFIL ORENG BAWEAN PROGRAM GERBANG BAWEAN PROGRAM KB RADAR GRESIK REDAKSI MEDIA BAWEAN RELIGI RUMPUN SENI DAN BUDAYA SERBA-SERBI SIAPA DIA ? SOROTAN SOSIAL SOSOK SUARA CALON WAKIL RAKYAT SUARA GERBANG BAWEAN SUARA WARGA BAWEAN SURAT PEMBACA TELEKOMUNIKASI TRANSPORTASI TULISAN ABD. RAHMAN MAWAZI TULISAN ENDING SYARIFUDDIN TULISAN HASSAN LUTHFI TULISAN A. FUAD USFA (AUSTRALIA) TULISAN ALI ASYHAR TULISAN ASEPTA YP TULISAN BAHARUDDIN TULISAN EKLIS DINIKA TULISAN ENDAHVISION (SINGAPURA) TULISAN H. ABDUL KHALIQ TULISAN H. SAMRI BARIK (SINGAPURA) TULISAN HASAN JALI TULISAN MUSYAYANA (SURABAYA) TULISAN PAMAN (MALAYSIA) TULISAN RIZA FAHLEVI TULISAN SUGRIYANTO TULISAN SUMIYATI TULISAN WARDI AZZAURY TULISAN ZULFA
false
ltr
item
Media Bawean: Mengunjungi Bandara Bawean
Mengunjungi Bandara Bawean
http://1.bp.blogspot.com/_QK3IyE-AqEU/StgVP3Tn_6I/AAAAAAAAOHI/evkQNL8feYQ/s400/PICT1411.JPG
http://1.bp.blogspot.com/_QK3IyE-AqEU/StgVP3Tn_6I/AAAAAAAAOHI/evkQNL8feYQ/s72-c/PICT1411.JPG
Media Bawean
http://www.bawean.net/2009/10/mengunjungi-bandara-bawean.html
http://www.bawean.net/
http://www.bawean.net/
http://www.bawean.net/2009/10/mengunjungi-bandara-bawean.html
false
8752543020208547512
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago