bawean ad network
pemilu
bank jatim
TERKINIindex

PLN Bawean
Tak Bisa Tambah Pelanggan

Media Bawean, 23 Maret 2011

Sumber : Surabaya Post

GRESIK – Masyarakat Bawean sepertinya harus lebih banyak bersabar. Genset baru yang diharapkan bisa menghidupkan listrik yang belakangan byar pet lantaran dua dari lima genset pembangkit listrik rusak ternyata juga rusak.

Satu dari dua genset yang didatangkan dari Buntok Kalimantan Tengah itu terjatuh saat dipindahkan dari kapal ke dermaga di Pelabuhan Sangkapura Bawean. “Rencana kami, dua mesin genset dari Buntok ini menggantikan dua genset di Bawean yang saat ini rusak. Mesin ini mampu menghasilkan daya yang cukup besar. Jadi, tak hanya untuk normalisasi listrik yang sekarang ini padam bergiliran, tapi juga dapat menambah pelanggan baru. Karena satu mesin baru itu terjatuh dan rusak, terpaksa rencana penambahan pelanggan tersebut tidak bisa dilakukan saat ini,” kata Srukin, Kepala PT PLN Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Bawean, Rabu (23/3) pagi tadi.

Mesin yang terjatuh, tambah dia, mampu menghasilkan listrik sebesar 1.000 kilo Watt (kW). Sedangkan, satu mesin lagi yang tersisa dan saat ini masih berada di atas kapal berkapasitas 1.250 kW. “Rencananya hari ini, mesin kedua akan diturunkan dari kapal,” jelas Srukin.

Diungkapkan, untuk menerangi seluruh pelanggan PLN di Bawean dibutuhkan listrik 2.500 kW. Saat ini PLTD Bawean kehilangan 1.000 kW karena dua genset yang ada sudah rusak, dan hingga hari ini pun masih terjadi pemadaman bergilir mulai pekan lalu.

“Jika dua mesin yang didatangkan ini bisa beroperasi, kita akan memiliki kapasitas lebih. Jadi tidak hanya normalisasi listrik di Bawean saja, tapi kita juga bisa menambah pelanggan baru. Dua mesin yang baru datang di Bawean Sabtu (19/3) ini totalnya berkapasitas 2.250 kW,” ujarnya.

Lantaran kapasitas mesin yang ada tinggal 1.250 kW, genset ini hanya akan membantu normalisasi listrik di Bawean. “Satu mesin tambahan ini hanya cukup untuk melayani pelanggan PLN yang sekarang ini ada, tidak bisa menambah pelanggan,” tandasnya kembali.

Diakui, kedua mesin genset yang baru didatangkan dari Buntok ini sebenarnya adalah mesin bekas, karena kontrak di Buntok sudah habis, maka mesin ini digunakan di Bawean. Harga mesin yang terjatuh ini diperkirakan Srukin sekitar Rp 1 miliar.

Aruman, dari PT Artho Ageng Energy (AAE), rekanan PLN dalam pengadaan mesin genset ini menjelaskan, jatuhnya genset pada Senin lalu akibat tali pengikat crane pada mesin terputus. Kondisi mesin yang jatuh itu sudah rusak parah dan tidak bisa digunakan lagi. “Mesin berkekuatan 1000 kW mengalami kerusakan fatal pada radiator, generator, cofer cref, carter mesin bocor, dan kondisi di dalamnya belum diketahui kerusakannya," paparnya.

Terkait ganti rugi, Aruman menjelaskan itu menjadi tanggungjawab rekanan atau broker yang mengirimkan mesin. “Ini menjadi tanggung jawab broker. Mesin ini didatangkan dari Buntok, kemudian dikirim ke Tanjung Perak Surabaya, dan setelah itu baru ke Bawean. Semua kami serahkan ke broker, ini adalah tanggungjawab mereka,” tandasnya.

Aruman enggan menyebutkan siapa broker yang harus bertanggungjawab dan berapa besarnya kerugian. “Mohon maaf kami tidak mengetahui pasti siapa brokernya. Pastinya mesin ini sudah tidak bisa digunakan, mudah-mudahan penurunan satu mesin lagi yang dilakukan hari ini berjalan mulus,” ujarnya.

Saat ini hanya ada sekitar 9.600 pelanggan PLN di Bawean, masih ada sekitar separo lagi –sekitar 9.000 keluarga yang belum bisa menikmati listrik Bawean, khususnya di daerah pegunungan. Dengan rusaknya mesin baru ini, PLN UPJ Bawean batal menambah jumlah pelanggannya.

Sebelum genset baru ini datang, warga Bawean sudah mengalami byar pet listrik. Penyebabnya PLN harus berhemat lantaran stok BBM yang menipis sementara kapal pengangkut BBM dari Gresik terjebak cuaca buruk yang membuatnya tak bisa berlayar. Ketika BBM itu datang, giliran dua dari lima genset yang selama ini memasok listrik agar Bawean menyala 24 jam mengalami rusak.sep
Share this Article on :

0 comments:

Poskan Komentar

Terbaru

 

© Copyright Media Bawean 2005 -2013 | Design by Jasa Pembuatan Blog | Support by Kang Salman | Powered by Bawean.Net.