bawean ad network
iklan
bank jatim
TERKINIindex

Drama Kolosal Perjuangan
Melawan Penjajah Belanda

Media Bawean, 18 Agustus 2011


Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-66 di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, (rabu, 17/8/2011) dimeriahkan dengan drama kolosal perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajahan Belanda.

Di Sangkapura, drama kolosal bertemakan perebutan Hotel Yamato dari penjajahan Belanda, melibatkan sekitar 250 orang pendukung dari Koramil Sangkapura, Pelajar SMA dan MA Umar Mas'ud, serta masyarakat desa Kotakusuma bersama warga desa Sawahmulya.

Antraksi drama berdurasi 30 menit, menampilkan Cuk Sugrito sebagai pemeran tokoh Kyai yang memiliki banyak santri, sedangkan barisan penjajah diperankan oleh anggota Koramil Sangkapura, didukung sebagai santri dan warga adalah siswa SMA dan MA Umma, serta sebagai rakyat melibatkan warga desa Kotakusuma dan Sawahmulya.

Berawal dari perebutan Hotel Yamato Surabaya, antara rakyat Indonesia melawan penjajah Belanda, kemudian dikuasai oleh barisan penjajah dengan memasang bendera Belanda. Disaat Belanda menguasai Surabaya, banyak rakyat menjadi korban kekejamannya.

Di Pondok Pesantren banyak santri belajar ilmu kesaktian, setelahnya bersama rakyat berperang melawan penjajahan Belanda dengan menggunakan senjata tradisional dan sekedarnya. Pejuang Indonesia berhasil menguasai Hotel Yamato dan menyobek bendara Belanda menjadi bendera merah putih. Disaat merah putih dikibarkan, pejuang yang menyobek bendera Belanda langsung ditembak sehingga tewas di medan pertempuran.

Drama kolosal menjadi perhatian banyak warga, serta tokoh dan peserta upacara kemerdekaan RI ke-44 di kecamatan Sangkapura. (bst) 
Share this Article on :

1 comments:

Anonim mengatakan...

Hidup kotakusuma.......
MERDEKA...

Poskan Komentar

Terbaru

 

© Copyright Media Bawean 2005 -2013 | Design by Jasa Pembuatan Blog | Support by Kang Salman | Powered by Bawean.Net.