bawean ad network
pemilu
bank jatim
TERKINIindex

Kecelakaan Di Laut
Kesalahan Di Darat

Media Bawean, 18 Agustus 2011 

Oleh : Baharuddin, SH. MH.* 

Musibah itu datang lagi. KLM Berkat Putra Utama tenggelam di perairan laut Jawa dalam pelayaran Gresik - Bawean. Nahkoda beserta 6 ABK-nya dapat diselematkan (ditolong) oleh kapal TB Budi Santosa, setelah 16 jam terkatung-katung di laut.

Tapi KLM Berkat Putra Utama dengan semua muatannya tenggelam ke dasar laut. Diantara muatan kapal tersebut, antara lain terdiri dari paving sebanyak 109 ton, semen sebanyak 1.100 sak, tepung tepioka sebanyak 10 ton, sepeda motor sebanyak 20 buah, yang secara jumlah muatan diperkirakan sampai 180 ton, sementara kapasitas KLM hanya mampu memuat barang maksimal 160 ton. Nilai batang semuanya sekitar Rp. 1 Miliar. 

Dalam musibah tersebut, harus ada yang bertanggungjawab. Pihak yang berwenang harus mencari dan mengusut masalah ini. Harus ada tersangkanya yang akhirnya harus diproses di pengadilan. Ini penting supaya tidak jadi preseden buruk sebagaimana yang terjadi pada setiap kecelakaan sebelumnya.

Tahun 1967 kapal GC 7 tenggelam dalam pelayaran dari Tanjung Perak Surabaya menuju Pulau Bawean. Puluhan penumpang, terutama kaum santri yang akan liburan ramadhan di Bawean menjadi korban kecelakaan laut yaitu meninggal dunia dengan sia-sia.

Desember tahun 1992, Kapal Vomini Wini tabrakan dengan kapal lain di perairan Gresik pada saat kapal naas itu menuju Pulau Bawean. Kapal tenggelam ke dasar laut, sebagian penumpang selamat dan sebagian lagi meninggal dunia, termasuk istri penulis - Uchti Aisyah - yang jenazahnya tidak ditemukan.

Dalam rentang waktu tahun 1957 sampai 1992, terdapat 14 kalan dari dan menuju Pulau Bawean yang tenggelam. Itu selain KLM yang hampir setiap tahun selalu saja ada yang tenggelam.

Kembali ke KLM Berkat Putra Utama yang tenggelam beberapa waktu yang lalu, perlu diusut tentang kelaik lautannya, mengingat sudah pernah tenggelam beberapa kali. Dari aspek muatan, oveloud. Dari muatan paving saja berjumlah 109 ton. Pertanyaan yang mengemuka, ada dimana Administratur Pelabuhan pada saat KLM akan berlayar? Kenapa dengan muatan oveloud, Syahbandar memberik izin berangkat? Dari mana pertanyaan itulah pihak yang berwajib masuk untuk melakukan investigasi.

Uang satu miliard bukan uang sedikit bagi pedagang dan masyarakat Pulau Bawean. Ditengah sulitnya hidup saat ini, Syahbandar Gresik harus dimintai pertanggungjwabannya. Dari penulis punya keyakinan sampai saat ini, kecelakaan di laut kesalahan di darat.  

* Wakil Ketua Kerukunan Thogellen Bawean (KTB) dan Ketua STAIHA Hasan Jufri. 
Share this Article on :

6 comments:

Anonim mengatakan...

reaksi wakil rakyat kita di DPR mana? pembelaan anda sangat kami butuhkan, karena anda adalah wakil kami, ???????????????

Anonim mengatakan...

Setu Sekali, Ayu Wakil DPR jangan diam aja, anda jangan diam aja, anda maju minta dukungan semua warga Bawean dg janji akan memperjuang Warga Bawean, sekarang sudah saatnya nada buktikan Janji-janji, klu gak bisa-bisa kwualat Dunia Akhirat

Anonim mengatakan...

Perlu adanya proses hukum, dan beri tindakan yang tegas pada pihak2 atau oknum pelabuhan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dan harus ada yang bertanggung jawab. (Pengamat Independen Pulau Bawean : Zaeni Malang)

Anonim mengatakan...

WAKIL RAKYAT YG TERHORMAT. PERHATIKANLAH PROBLEM MAJIKAN ANDA WARGA BAWEAN KARENA ANDA ADALAH PEMBANTU MEREKA. ANDA CARI HIDUP DARI KERINGAT MEREKA.

Anonim mengatakan...

quality kontrol yg sangat buruk, pihak2 yg terkait harus bertanggung. sangat setuju kalau dilanjutkan ke ranah hukum. jangan ada lagi istilah "WANI PIROO?????"

(Bambang H-Gresik)

Anonim mengatakan...

quliti pertanggung jawaban yang sangat mengecewakn oleh orang2 yang bersangkutan.
sebaiknya mereka dapt bermuhasabah dari pristiwa@ pada masa lalu, terutama para wakil rakyat itu.
JANGAM PIKIR MASALAH DUIT SAJA

Poskan Komentar

Terbaru

 

© Copyright Media Bawean 2005 -2013 | Design by Jasa Pembuatan Blog | Support by Kang Salman | Powered by Bawean.Net.