Peristiwa    Politik    Sosial    Budaya    Seni    Bahasa    Olahraga    Ekonomi    Pariwisata    Kuliner    Pilkada   
adsbybawean
Home » , » Kapal Gratis Surabaya - Bawean PP
Taruhan Nama Baik Pemerintah Jatim

Kapal Gratis Surabaya - Bawean PP
Taruhan Nama Baik Pemerintah Jatim

Posted by Media Bawean on Sabtu, 20 Juli 2013

Media Bawean, 20 Juli 2013 


Ingin mudik lebaran dengan naik kapal gratis ke Pulau Bawean atau dari Pulau Bawean dengan tujuan Surabaya, dipersilahkan mendaftarkan diri  di Kantor Bidang Perhubungan laut Dinas Perhubungan dan LLAJ Propinsi Jawa Timur dan Kantor UPP (Syahbandar Bawean).

Kapasitas kapal sangat terbatas, direncanakan setiap pelayaran hanya mengangkut sebanyak 150 penumpang. Informasi yang  diterima Media Bawean, kapal gratis yang digunakan untuk mengangkut penumpang jenisnya kapal roro (kapan penumpang dan barang) dengan waktu tempuh kurang lebih selama 9 jam.

Jadwal keberangkatan kapal gratis, sebagai berikut :
Surabaya - Pulau Bawean : 4, 9, 13, 15 Agustus 2013
Pulau Bawean - Surabaya : 5, 10, 14, 16 Agustus 2013

Nur Ichsan sebagai Petugas Kantor UPP (Syahbandar Bawean) mengatakan penerimaan pendaftaran di Pulau Bawean sudah mencapai 50% setiap pelayaran dari Pulau Bawean - Surabaya. "Bila mencapai 150 penumpang setiap pelayaran, maka pendaftaran akan ditutup sesuai kapasitas muat kapal gratis,"katanya.

Sementara jumlah pendaftar di Surabaya, menurut Nur Ichsan menyatakan sudah banyak mendaftar di kantor  Bidang Perhubungan laut Dinas Perhubungan dan LLAJ Propinsi Jawa Timur.

Tarjo Sutejo sebagai tokoh pemuda di Gresik, menyoroti bahwa kapal gratis untuk mudik ke Pulau Bawean semestinya keberangkatan di Pelabuhan Gresik. "Lazimnya penumpang kapal tujuan Bawean diberangkatkan melalui Pelabuhan Gresik,"paparnya.

Lebih lanjut, Tarjo menjelaskan bahwa kapal gratis menjadi tolak ukur keperdulian pemerintah terhadap rakyatnya. "Jika nantinya kapal gratis yang dipergunakan tidak sesuai selera warga Pulau Bawean, seperti waktu tempuh yang lama dan fasilitas kapal kurang memuaskan. Tentu dampaknya akan mempengaruhi kepada kepercayaan warga terhadap pemerintah, khususnya Pemerintah Propinsi Jawa Timur,"ungkapnya. 

"Bila seluruh penumpang dilayani secara baik, serta memuaskan selama dalam perjalanan, tentunya pemerintah akan memperoleh nilai positif. Sebaliknya, jika penumpang merasa disiksa dan kurang memuaskan, tentunya dampaknya akan mendapatkan sorotan negatif,"pungkasnya. (bst)

SHARE :
 
Copyright © 2015 Media Bawean. All Rights Reserved. Powered by INFO Bawean